Pemerintah Kota (Pemko) Batam menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Surabaya di Surabaya, Kamis (26/2/2026). Kerja sama ini mencakup empat bidang strategis untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemko Batam dan Pemko Surabaya sepakat berkolaborasi di bidang kesekretariatan, perencanaan pembangunan daerah, pengelolaan data dan digitalisasi, serta sektor kesehatan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, menegaskan kerja sama ini menjadi langkah konkret memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berbasis data.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di kedua daerah,” ujar Yusfa, Jumat (27/2/2026).
Di bidang kesekretariatan, kedua daerah fokus menyusun kebijakan dan memperkuat koordinasi administrasi pelaksanaan tugas perangkat daerah. Pada sektor perencanaan pembangunan, Batam dan Surabaya saling berbagi pengalaman dalam menyusun dokumen perencanaan, mengelola data, serta memanfaatkan data sebagai dasar penyusunan program yang tepat sasaran.
Yusfa menyebut Batam memilih Surabaya sebagai mitra strategis karena rekam jejak inovasi dan keberhasilannya dalam menerapkan digitalisasi layanan publik.
“Kami ingin mempelajari berbagai inovasi Surabaya sekaligus membuka ruang pertukaran program dan pengalaman antardaerah,” jelasnya.
Di bidang kesehatan, kedua pemerintah kota akan membahas penanganan penyakit dan penguatan sistem layanan kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Pemko Batam menargetkan kerja sama berkelanjutan yang tidak hanya sebatas pertukaran program, tetapi juga penguatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia.
Pemko Batam optimistis sinergi ini akan mendorong pembangunan daerah lebih efektif dan menjadi contoh praktik baik kerja sama antardaerah yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.






