Jawab Keresahan Orang Tua, Kemkomdigi Luncurkan Layanan DARA untuk Atasi Kecanduan Gim

Senin, 2 Maret 2026 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa kehadiran DARA berangkat dari kegelisahan masyarakat, terutama para orang tua yang merasa kesulitan menghadapi perubahan perilaku anak akibat paparan gim daring berlebihan. Foto: Amiri Yandi/InfoPublik

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa kehadiran DARA berangkat dari kegelisahan masyarakat, terutama para orang tua yang merasa kesulitan menghadapi perubahan perilaku anak akibat paparan gim daring berlebihan. Foto: Amiri Yandi/InfoPublik

Kementerian Komunikasi dan Digital resmi meluncurkan Digital Addiction Response Assistance (DARA) untuk menjawab lonjakan kekhawatiran orang tua terhadap kecanduan gim pada anak. Pemerintah menempatkan isu ini sebagai persoalan serius yang membutuhkan respons cepat.

Peluncuran berlangsung di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026). Melalui DARA, pemerintah membuka ruang konsultasi yang aman dan privat bagi anak serta keluarga yang terdampak adiksi digital.

Langkah ini berangkat dari keresahan publik. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai banyak orang tua kewalahan menghadapi perubahan perilaku anak akibat paparan gim daring berlebihan. Negara, tegasnya, tidak boleh tinggal diam.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja, Pelatihan Kompetensi

“Gim memang bisa memicu kreativitas dan industrinya tetap kita dukung. Namun pada saat yang sama, negara harus hadir membantu anak-anak yang terpapar adiksi,” ujar Meutya, Jumat (27/2/2026).

Karena itu, pemerintah tidak hanya memberi imbauan, tetapi menghadirkan solusi. Talenta muda Indonesia merancang DARA sebagai teman bercerita sekaligus kanal konsultasi privat yang mudah diakses. Anak dan orang tua dapat memanfaatkan layanan ini melalui laman https://adiksi.igrs.id/ atau WhatsApp Indonesia Game Rating System (IGRS) di 0811-806-860.

Upaya ini juga diperkuat kolaborasi lintas kementerian. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan dukungan penuh terhadap DARA. Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menegaskan adiksi gim bukan sekadar kenakalan, melainkan tanda anak dan keluarga membutuhkan pendampingan tepat.

Baca Juga :  Registrasi Biometrik Nomor Seluler Diterapkan untuk Tekan Penipuan Online

Ia menekankan, DARA memberi panduan praktis tanpa menghakimi sehingga orang tua dapat menjaga keseimbangan penggunaan gim. Dengan pendampingan yang benar, anak tetap bisa menikmati gim secara sehat tanpa kehilangan hak tumbuh kembangnya.

Melalui peluncuran ini, pemerintah menegaskan sikapnya: memperkuat perlindungan anak di ruang digital sekaligus menjaga industri gim tetap berkembang secara sehat dan bertanggung jawab. Sumber InfoPublik

Editor: Difky

Berita Terkait

Kepulauan Riau dan Kepulauan Meranti Jalin Kerja Sama Strategis Antar Daerah
Pemprov Kepri Perkuat Kinerja BUMD, Tekankan Standarisasi dan Transparansi
Diskominfo Kepri–TVRI Perkuat Penyebaran Informasi Publik
Sekdaprov Kepri Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Ansar–Mensos Sepakati Program Prioritas Kesejahteraan di Kepri
Pemko Batam Tegaskan Lindungi Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026
Diskominfo Kepri–TVRI Perkuat Sosialisasi Hak Siar Piala Dunia 2026
BP Batam–Kejati Kepri Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kepulauan Riau dan Kepulauan Meranti Jalin Kerja Sama Strategis Antar Daerah

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:48 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Kinerja BUMD, Tekankan Standarisasi dan Transparansi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:18 WIB

Diskominfo Kepri–TVRI Perkuat Penyebaran Informasi Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:21 WIB

Sekdaprov Kepri Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ansar–Mensos Sepakati Program Prioritas Kesejahteraan di Kepri

Berita Terbaru

Layanan Eazy Passport di empat lokasi, yakni ULP Harbour Bay, ULP Mall Botania 2, Immigration Lounge Pollux Mall, dan K-Square Mall. Foto: Istimewa

Batam

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Dewi Kumalasari Ansar mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Batam

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB