Kawasan Jodoh Disiapkan Jadi Sentra UMKM Modern, BP Batam Tegaskan Masih Tahap Pendataan

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, saat meninjau bersama Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza. di kawasan Tanjung Pantun, Batuampar, Kota Batam, Jumat (9/1/20260.

Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, saat meninjau bersama Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza. di kawasan Tanjung Pantun, Batuampar, Kota Batam, Jumat (9/1/20260.

Kawasan Jodoh, khususnya Tanjung Pantun, disiapkan menjadi pusat perdagangan utama sekaligus sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) modern berkonsep pedestrian. Pemerintah menegaskan, penataan kawasan ini tidak akan diiringi penertiban pedagang kaki lima (PKL).

Hal tersebut ditegaskan Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, saat meninjau langsung kawasan Tanjung Pantun, Batu Ampar, Batam, Jumat (9/1/2026). Peninjauan dilakukan bersama Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza.

Mouris menjelaskan, proses penataan kawasan Jodoh saat ini masih berada pada tahap inisiasi dan pendataan. Belum ada langkah penertiban terhadap PKL.

Baca Juga :  RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

“Kalau, untuk penertiban PKL belum sejauh itu. Kita akan bekerja sama dengan APKLI. Yang penting kita tidak kebanyakan teori, tapi bekerja satu per satu,” ujar Mouris.

Ia mengakui, BP Batam masih melakukan pendataan jumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut. Namun, kehadiran Wakil Menteri UMKM dinilai menjadi sinyal kuat bahwa revitalisasi Jodoh akan dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

“Dengan kedatangan Pak Wamen, ini jadi sinyal bahwa kita serius, bukan main-main. Tapi super hero tidak bisa kerja sendiri. Semua stakeholder harus terlibat,” tegasnya.

Baca Juga :  Curhat Anak Yatim Soal Sekolah Layak, Li Claudia Chandra Tergerak

Ke depan, kawasan Tanjung Pantun Jodoh direncanakan ditata menyerupai pedestrian mall terbuka dengan zonasi yang jelas, meliputi area kuliner, fesyen, dan pusat oleh-oleh. Pemerintah juga akan menyiapkan kantong parkir, memperbaiki lingkungan, serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses penataan.

“Kita ingin masyarakatnya hidup dulu di sini, baru ditata. Lingkungannya yang kita rapikan. Soal bangunan mana yang akan direnovasi atau tidak, itu akan dibahas bersama,” pungkas Mouris.

Editor: Habibah

Berita Terkait

Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre
Hadapi Kekeringan, Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat
Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Korban Lompat dari Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Komplotan Calo Tiket Pelni di Pelabuhan Batu Ampar Diringkus
BP Batam Perkuat Struktur Organisasi, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Pengelolaan Kawasan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Penanganan Cepat Insiden Kebakaran di Area SPBU Batu Aji
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:09 WIB

Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:26 WIB

Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:31 WIB

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:50 WIB

Korban Lompat dari Jembatan 5 Barelang Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:53 WIB

Komplotan Calo Tiket Pelni di Pelabuhan Batu Ampar Diringkus

Berita Terbaru

Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan

Pemerintahan

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdialog dengan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030 di Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan ini seabagai ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai potensi pengembangan daerah. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:30 WIB