Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam optimistis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1,5 juta orang hingga akhir 2025.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyebut data BPS hingga Oktober 2025 mencatat 1,25 juta kunjungan wisman. Angka tersebut mendekati target yang ditetapkan dalam RPJMN.
“Data Oktober sudah 1,25 juta. Kita masih menunggu data November dan Desember,” kata Ardi, Kamis (25/12/2025).
Ia menjelaskan, enam bulan terakhir menunjukkan tren kunjungan stabil di kisaran 120 ribu hingga 150 ribu orang per bulan. Angka ini bahkan menyamai periode sebelum pandemi pada 2019.
Menurut Ardi, Desember menjadi puncak kunjungan karena libur Natal dan Tahun Baru. Setiap tahun, bulan ini selalu menjadi masa panen wisata.
Selain mengejar jumlah kunjungan, Pemko Batam juga fokus meningkatkan lama tinggal wisatawan. Pemerintah menambah amenitas pariwisata, mulai dari hiburan, restoran, pusat belanja, hingga kawasan wisata baru seperti Q Square dan Bengkong Laut.
Batam juga mengembangkan sport tourism, termasuk wisata olahraga padel yang diminati wisatawan Singapura dan Malaysia. Pemerintah menilai Batam berpeluang menjadi tuan rumah kompetisi padel regional pada 2026.
Di sisi lain, Batam memperkuat wisata berbasis alam dan komunitas, seperti agrowisata, Tebing Langit, Barelang, serta kuliner khas daerah.
“Target kami bukan hanya menambah wisatawan, tetapi juga membuat mereka tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak di Batam,” tutup Ardi
Editor: Yuli






