Menkes Siapkan Insentif Tambahan untuk Dokter Spesialis ke Daerah

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama para jajaran Kemenkes. Foto: Kemenkes

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama para jajaran Kemenkes. Foto: Kemenkes

Pemerintah menggelontorkan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan untuk menarik dokter spesialis bertugas di daerah terpencil dan mempercepat pemerataan layanan kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan kebijakan ini berlaku mulai Januari 2026. Pemerintah memberikan insentif di luar gaji, jasa pelayanan, dan tunjangan lainnya, sehingga dokter spesialis di daerah dapat mengantongi penghasilan Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.

Baca Juga :  Menko PMK: Pendataan dan Aspirasi Warga Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana Aceh

“Kami memberi tambahan Rp30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang mau bekerja di daerah terpencil,” tegas Budi, dikutip dari InfoPublik, Sabtu (24/1/2026).

Pemerintah menargetkan wilayah yang kekurangan dokter spesialis, seperti Nias, Maluku, Papua, dan daerah terpencil lainnya. Untuk mendukung penugasan, pemerintah menyiapkan rumah dinas dan kendaraan operasional.

Budi menegaskan ketimpangan distribusi dokter spesialis masih menghambat layanan kesehatan nasional. Dengan populasi sekitar 280 juta jiwa, Indonesia hanya menghasilkan sekitar 2.700 dokter spesialis per tahun, jumlah yang belum memenuhi kebutuhan.

Baca Juga :  Telkom Perkuat Peran Kepemimpinan Perempuan di Era Transformasi Digital

Selain insentif, pemerintah mempercepat pemenuhan tenaga medis melalui program fellowship satu tahun dan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Budi menegaskan pemerintah juga memastikan ketersediaan alat kesehatan agar dokter dapat memberikan layanan secara optimal.

Editor: Rega

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06