Menkomdigi: Tanpa Keterampilan Inklusif, Transformasi Digital Bisa Perlebar Ketimpangan

Selasa, 20 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia memprioritaskan pengembangan keterampilan digital, pembelajaran sepanjang hayat, serta kebijakan yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Foto: Humas Kemkomdigi

Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia memprioritaskan pengembangan keterampilan digital, pembelajaran sepanjang hayat, serta kebijakan yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memperingatkan, transformasi digital dan teknologi global tidak otomatis menguntungkan semua orang. Tanpa kebijakan keterampilan yang inklusif, perubahan dunia kerja justru memperlebar kesenjangan sosial.

Meutya menyampaikan hal ini dalam sesi Crisis or Opportunity? Skills for a 2030 Workforce di Indonesia Pavilion, World Economic Forum (WEF) 2026, Selasa (20/1/2026).

“Pekerjaan tidak hilang, yang berubah adalah keterampilan. Jika negara gagal menyiapkan warganya secara merata, teknologi akan meninggalkan banyak orang di belakang,” tegas Meutya.

Ia menyoroti kesenjangan antara keterampilan tenaga kerja dan kebutuhan ekonomi masa depan sebagai tantangan utama dunia kerja. Meutya mengutip Future of Jobs Report WEF, yang memproyeksikan 170 juta pekerjaan baru tercipta global hingga 2030, sementara 92 juta peran lama hilang.

Baca Juga :  TelkomGroup Siaga Nataru 2025/2026, Pastikan Layanan Andal dan Percepat Pemulihan Jaringan

Dengan lebih dari 230 juta pengguna internet dan populasi muda dominan, Indonesia memiliki potensi besar memanfaatkan transformasi digital. Namun, Meutya menekankan, potensi itu hanya bisa terwujud jika keterampilan merata ke seluruh masyarakat.

“Generasi muda, perempuan, pekerja sektor informal, dan kelompok dengan akses terbatas harus masuk agenda keterampilan nasional. Inklusi bukan tambahan, tapi syarat utama untuk keadilan sosial,” katanya.

Pemerintah Indonesia kini fokus mengembangkan keterampilan digital, mendorong pembelajaran sepanjang hayat, dan menerapkan kebijakan adaptif teknologi. Meutya menekankan, langkah ini akan meningkatkan mobilitas sosial dan daya saing nasional, bukan menambah jurang sosial.

Baca Juga :  PPN dan PPnBM Naik 40,2 Persen, Menkeu Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Kuat

“Keterampilan digital harus bersinergi dengan kemampuan manusia seperti berpikir kritis, adaptasi, dan kolaborasi. Masa depan kerja ditentukan di sini,” tambahnya.

Menutup sesi, Meutya menegaskan, dekade ini menentukan arah pembangunan SDM Indonesia. “Kebijakan hari ini akan memutuskan apakah transformasi digital menjadi jalan naik kelas bersama atau memperlebar kesenjangan. Indonesia memilih menyiapkan seluruh warganya menghadapi perubahan,” ujarnya.

Sesi ini juga menghadirkan Founder & CEO AI Academy Asia Bolor Erdene Battsengel dan CEO & Co-Founder Teach For All Wendy Kopp. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Prabowo Ikuti KTT BRICS Hari Kedua, Bahas Ketahanan dan Pertumbuhan Global
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:46

Prabowo Ikuti KTT BRICS Hari Kedua, Bahas Ketahanan dan Pertumbuhan Global

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, jalan santai bersama ribuan warga dalam acara Senam Sehat dan Jalan Santai Batu Ampar 2026 di Taman Pacific Hotel Batam, Kecamatan Batu Ampar, Minggu (13/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:09