Misni Tegaskan Pencegahan Korupsi Dimulai dari Setiap OPD

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Kepri Misni bersama APIP dan APH serta sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri foto bersama dalam kegiatan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di TCC Hotel Aston, Tanjungpinang (22/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Sekdaprov Kepri Misni bersama APIP dan APH serta sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri foto bersama dalam kegiatan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di TCC Hotel Aston, Tanjungpinang (22/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menegaskan pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor) harus dimulai dari setiap perangkat daerah, bukan hanya mengandalkan Inspektorat.

Misni meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat sistem pengendalian dan integritas aparatur sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

Penegasan itu disampaikan Misni saat membuka Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemprov Kepri Tahun 2026 di TCC Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (22/9/2026).

Misni meminta pimpinan perangkat daerah mengenali setiap risiko dalam pelaksanaan tugas dan memastikan pengendalian berjalan sejak awal.

“Jangan sampai pengendalian hanya dianggap sebagai tugas Inspektorat. Pengendalian pertama berada di masing-masing perangkat daerah,” tegas Misni.

Menurutnya, kepala perangkat daerah harus mengawal seluruh tahapan pengelolaan pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan hingga pertanggungjawaban.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Buka POPDA X Kepri 2026, Cetak Atlet Berprestasi dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Ia juga meminta perangkat daerah menjadikan pengawasan sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kegiatan saat pemeriksaan berlangsung.

Misni menekankan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mendeteksi kelemahan dan potensi masalah sejak dini.

Setiap persoalan dalam perencanaan maupun pengelolaan keuangan harus segera diidentifikasi dan disampaikan kepada pimpinan agar dapat diperbaiki.

“Pengawasan tidak semata-mata dipandang sebagai kegiatan untuk mencari kesalahan, tetapi juga sebagai instrumen untuk mencegah kesalahan, memperbaiki tata kelola, dan meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah,” katanya.

Misni juga mendorong penguatan koordinasi antara APIP dan Aparat Penegak Hukum (APH). APIP fokus pada pencegahan serta perbaikan tata kelola, sedangkan APH menjalankan fungsi penegakan hukum sesuai kewenangannya.

“APIP memperkuat sisi pencegahan dan perbaikan tata kelola, sementara APH menjalankan fungsi penegakan hukum sesuai kewenangannya,” jelasnya.

Baca Juga :  TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Senilai Rp4,55 Triliun

Ia meminta kedua pihak membangun komunikasi secara profesional dan proporsional agar setiap persoalan pemerintahan dapat ditangani sesuai karakteristik dan ketentuan yang berlaku.

Pemprov Kepri, kata Misni, akan memperkuat integritas aparatur, sistem pengendalian internal, koordinasi dengan APH dan BPKP, tindak lanjut hasil pemeriksaan, serta transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

“Keberhasilan agenda tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komitmen bersama antara pimpinan, APIP, APH, BPKP, seluruh perangkat daerah, dan seluruh ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.

Misni meminta sosialisasi tersebut menghasilkan tindakan nyata di setiap unit kerja, bukan berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Kenali risikonya, perkuat pengendaliannya, laporkan apabila terdapat indikasi permasalahan, dan tindak lanjuti rekomendasi,” pesannya.

Editor: Difky

Berita Terkait

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar
Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan
24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi
Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji
Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan
Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Solok
Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Kabupaten Solok
Museum Tugu Bahasa Perkuat Sejarah Melayu di Kepri

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:22

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar

Jumat, 25 September 2026 - 21:31

Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan

Jumat, 25 September 2026 - 21:25

24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi

Jumat, 25 September 2026 - 21:18

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

Kamis, 24 September 2026 - 14:13

Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan

Berita Terbaru