Perubahan APBD Kepri 2026 Naik, Belanja Tembus Rp3,62 Triliun

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026 kepada Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan yang didampingi unsur pimpinan DPRD lainnya dalam rapat paripurna digelar, Rabu (16/9/2026). Foto: Humas DPRD Kepri

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026 kepada Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan yang didampingi unsur pimpinan DPRD lainnya dalam rapat paripurna digelar, Rabu (16/9/2026). Foto: Humas DPRD Kepri

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kepri di Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026).

Pemprov Kepri menaikkan target pendapatan Rp82,18 miliar, dari Rp3,31 triliun menjadi Rp3,39 triliun.

Pemprov Kepri juga menambah belanja Rp81,30 miliar. Belanja daerah naik dari Rp3,54 triliun menjadi Rp3,62 triliun.

Sebaliknya, pembiayaan neto turun Rp878,42 juta, dari Rp231,55 miliar menjadi Rp230,67 miliar.

Baca Juga :  Batam Terima 150 Unit PJU Tenaga Surya dari Kementerian ESDM

Nyanyang mengatakan Pemprov Kepri menyusun perubahan APBD berdasarkan realisasi anggaran semester pertama dan prognosis hingga akhir 2026.

Pemprov Kepri mengarahkan perubahan anggaran untuk menyelesaikan tunda bayar 2025. Pemerintah juga menyiapkan anggaran THR dan Gaji Ketiga Belas.

Selain itu, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jalan, merehabilitasi pelabuhan, serta memberi insentif bagi guru non-ASN.

Pemprov Kepri turut memasukkan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Bantuan itu terkait capaian penanggulangan kemiskinan dan stunting.

Baca Juga :  Pemko Batam Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk Korban Banjir Aceh

Sebelumnya, Pemprov Kepri dan DPRD menyepakati Perubahan KUA dan PPAS pada 8 September 2026.

Nyanyang berharap DPRD segera menyetujui Ranperda tersebut agar Perubahan APBD 2026 dapat ditetapkan tepat waktu dan langsung dijalankan.

“Kami berharap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat segera disetujui bersama,” ujar Nyanyang.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal
3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi
Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen
BBM Lingga Tetap Disalurkan, Pertamina Percepat Proses Subpenyalur
Misni Minta OPD Percepat Respons Pengaduan Warga di SP4N-LAPOR!
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan 2.850 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap di Padang
Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 00:50

Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal

Jumat, 18 September 2026 - 00:41

3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:19

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen

Kamis, 17 September 2026 - 23:13

Perubahan APBD Kepri 2026 Naik, Belanja Tembus Rp3,62 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 14:58

Misni Minta OPD Percepat Respons Pengaduan Warga di SP4N-LAPOR!

Berita Terbaru

Sekdaprov Kepri Misni, membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Angkatan V Tahun 2026 diikuti 3.481 PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Daerah

3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 00:41

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura berpidato dalam rapat paripurna digelar di DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026). (Harun/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:19