Pratikno: Lindungi Anak dari Kekerasan, Kunci Wujudkan SDM Unggul Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Media Center Komdigi, Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Foto: Bismo Agung Soekarno Infopublik/Igid)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Media Center Komdigi, Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Foto: Bismo Agung Soekarno Infopublik/Igid)

Pemerintah menjadikan perlindungan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Selain meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan, pemerintah kini memperkuat perlindungan anak dari kekerasan, termasuk di ruang digital.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan hal itu saat membuka Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pratikno mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menjalankan berbagai program pembangunan manusia, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembangunan rumah sakit, percepatan penanganan stunting dan tuberkulosis (TB), revitalisasi sekolah, digitalisasi pendidikan, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Garuda.

“Semua program itu harus dibarengi ruang yang aman dan nyaman bagi anak. Pembangunan manusia tidak cukup hanya membangun sekolah atau rumah sakit,” kata Pratikno.

Baca Juga :  Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pratikno menilai kekerasan terhadap anak menghambat lahirnya generasi unggul. Kekerasan tidak hanya melukai fisik, tetapi juga merusak kesehatan mental, perkembangan kognitif, dan karakter anak.

Ia mengingatkan trauma akibat kekerasan dapat memicu lahirnya kekerasan baru jika tidak dihentikan sejak dini.

“Kekerasan akan melahirkan trauma dan trauma dapat memunculkan kekerasan baru di masa depan. Karena itu, perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Pratikno mengatakan pemerintah menjalankan Gernas RANA untuk memperkuat perlindungan anak di rumah, sekolah, ruang publik, dan ruang digital.

Ia menilai pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) menghadirkan tantangan baru. Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar anak tetap terlindungi di dunia digital.

Baca Juga :  Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

“Ruang digital yang aman bagi anak menjadi isu yang sangat penting. Dampaknya menyangkut kesehatan mental, perkembangan kognitif, hingga masa depan anak,” katanya.

Pratikno mengajak media massa ikut mengawal Gernas RANA. Menurutnya, media berperan membangun kesadaran publik, mengedukasi masyarakat, sekaligus memperkuat kontrol sosial terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Ia juga mengapresiasi komitmen para pemimpin redaksi yang mendukung gerakan perlindungan anak melalui pemberitaan yang berpihak kepada kepentingan terbaik anak.

“Gerakan ini akan semakin kuat jika didukung pemerintah, media, keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujar Pratikno. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

 

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45