Validitas Data Kependudukan Jadi Fokus Pemko Batam untuk Pembangunan SDM

Sabtu, 25 April 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra

Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempercepat pembenahan data kependudukan sebagai fondasi peningkatan layanan publik dan perencanaan pembangunan, khususnya sektor sumber daya manusia (SDM) seperti ketenagakerjaan dan pendidikan.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan data yang valid menjadi kunci membaca kebutuhan riil masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat memimpin rapat koordinasi sinkronisasi data kependudukan di Kantor BP Batam, Jumat (24/4/2026) malam.

“Sinkronisasi data bukan sekadar administrasi. Data ini menentukan arah kebijakan, termasuk memotret kondisi tenaga kerja dan kebutuhan pendidikan secara akurat,” ujarnya.

Pemko Batam sebelumnya telah melakukan pendataan berbasis RT/RW di tingkat kecamatan. Namun, tim masih menemukan sejumlah masalah, seperti data warga pindah yang belum diperbarui, laporan kematian yang belum masuk, serta mobilitas penduduk yang belum tercatat optimal.

Baca Juga :  Pemko Batam Kejar Pajak Listrik Rp437 Miliar pada 2026

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencatat jumlah penduduk Batam mencapai 1.394.459 jiwa pada semester II 2025. Meski begitu, Pemko menilai angka tersebut masih perlu disempurnakan agar sesuai kondisi aktual di lapangan.

Li Claudia menyoroti dinamika tenaga kerja yang perlu dikelola cermat. Data Dinas Tenaga Kerja menunjukkan tenaga kerja ber-KTP luar Batam mencapai 199.473 jiwa, sedangkan tenaga kerja ber-KTP Batam sebanyak 177.830 jiwa.

“Data tenaga kerja harus dibaca utuh. Dengan data valid, kita bisa menyusun program peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan industri,” jelasnya.

Baca Juga :  Insiden Kebakaran Kapal Kembali Terjadi di ASL Shipyard

Pemko Batam mengaitkan penataan data dengan perencanaan jangka panjang, mulai dari pendidikan hingga dunia kerja. Kebutuhan fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas, harus mengacu pada data kelahiran agar selaras dengan proyeksi tenaga kerja ke depan.

“Dengan data akurat, kita bisa menghitung kebutuhan dari hulu ke hilir, dari sekolah hingga dunia kerja,” tambahnya.

Pemko Batam mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi agar data semakin presisi dan kebijakan tepat sasaran.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan mengendalikan arus masuk penduduk secara terukur melalui pemantauan di pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Sekupang. Upaya ini bertujuan memetakan mobilitas penduduk sekaligus menjaga stabilitas ketenagakerjaan di Batam.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang
Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru
BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan
Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas
Batam Sambut 22 Atase Pertahanan dari 19 Negara Sahabat
Air Keruh di Tiban, BP Batam Lakukan Flushing Jaringan
Direct Call TPK Batu Ampar Melonjak 212 Persen, Perkuat Posisi Batam di Jalur Logistik Internasional
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang

Senin, 8 Juni 2026 - 21:16 WIB

Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:57 WIB

Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas

Berita Terbaru