Validitas Data Kependudukan Jadi Fokus Pemko Batam untuk Pembangunan SDM

Sabtu, 25 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra

Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempercepat pembenahan data kependudukan sebagai fondasi peningkatan layanan publik dan perencanaan pembangunan, khususnya sektor sumber daya manusia (SDM) seperti ketenagakerjaan dan pendidikan.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan data yang valid menjadi kunci membaca kebutuhan riil masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat memimpin rapat koordinasi sinkronisasi data kependudukan di Kantor BP Batam, Jumat (24/4/2026) malam.

“Sinkronisasi data bukan sekadar administrasi. Data ini menentukan arah kebijakan, termasuk memotret kondisi tenaga kerja dan kebutuhan pendidikan secara akurat,” ujarnya.

Pemko Batam sebelumnya telah melakukan pendataan berbasis RT/RW di tingkat kecamatan. Namun, tim masih menemukan sejumlah masalah, seperti data warga pindah yang belum diperbarui, laporan kematian yang belum masuk, serta mobilitas penduduk yang belum tercatat optimal.

Baca Juga :  Batam Bersepeda Sempena Hari Jadi Batam ke-196

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencatat jumlah penduduk Batam mencapai 1.394.459 jiwa pada semester II 2025. Meski begitu, Pemko menilai angka tersebut masih perlu disempurnakan agar sesuai kondisi aktual di lapangan.

Li Claudia menyoroti dinamika tenaga kerja yang perlu dikelola cermat. Data Dinas Tenaga Kerja menunjukkan tenaga kerja ber-KTP luar Batam mencapai 199.473 jiwa, sedangkan tenaga kerja ber-KTP Batam sebanyak 177.830 jiwa.

“Data tenaga kerja harus dibaca utuh. Dengan data valid, kita bisa menyusun program peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan industri,” jelasnya.

Baca Juga :  BP Batam Siap Perluas Jaringan Investasi di Singapura

Pemko Batam mengaitkan penataan data dengan perencanaan jangka panjang, mulai dari pendidikan hingga dunia kerja. Kebutuhan fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas, harus mengacu pada data kelahiran agar selaras dengan proyeksi tenaga kerja ke depan.

“Dengan data akurat, kita bisa menghitung kebutuhan dari hulu ke hilir, dari sekolah hingga dunia kerja,” tambahnya.

Pemko Batam mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi agar data semakin presisi dan kebijakan tepat sasaran.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan mengendalikan arus masuk penduduk secara terukur melalui pemantauan di pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Sekupang. Upaya ini bertujuan memetakan mobilitas penduduk sekaligus menjaga stabilitas ketenagakerjaan di Batam.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06