Pemerintah Kota Batam bersama masyarakat berhasil mengumpulkan bantuan melalui donasi Rp10,5 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjelaskan, bantuan tersebut terdiri dari Rp7,5 miliar APBD Kota Batam yang disalurkan masing-masing Rp2,5 miliar per provinsi, serta donasi masyarakat yang diperkirakan mencapai Rp3 miliar hingga akhir tahun, di luar bantuan sembako, pakaian, dan logistik lainnya.
“Ini bentuk kepedulian dan tingginya partisipasi warga menunjukkan kepedulian sosial masyarakat Batam dalam membantu sesama,” kata Amsakar, saat malam puncak Hari Jadi Batam (HJB) di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Sabtu (20/12/2025) malam.
Bantuan ini sebagian sudah disalurkan ke korban bencana di Sumatera yang saat ini dalam pemulihan pasca bencana. Dalam aksi kemanusiaan ini, Pemko Batam mengerahkan berbagai unsur pemerintahan dan relawan.
Di antaranya BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Tagana, Pramuka, dan Karang Taruna. Aksi ini menjadi bukti bahwa Batam tidak hanya bergerak cepat dalam respon sosial, tetapi juga bersatu menunjukkan solidaritas untuk menguatkan sesama di tengah musibah kemanusiaan
Amsakar juga menyampaikan capaian pembangunan Batam, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, realisasi investasi 91 persen pada triwulan II 2025, hingga penurunan angka kemiskinan yang mengantarkan Batam meraih penghargaan nasional.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari masyarakat hingga Forkopimda,” tegasnya.
Editor: Rega






