Survei Pengembangan Pedestrian Harbour Bay–Nagoya, Dorong Destinasi Wisata dan UMKM

Jumat, 2 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, saat melakukan survei pendestrian di Habour Bay, Batam, Jumat (2/1/2026).

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, saat melakukan survei pendestrian di Habour Bay, Batam, Jumat (2/1/2026).

Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan survei lokasi pengembangan dan pembangunan pedestrian di kawasan Harbour Bay hingga Nagoya, Jumat (2/1/2025).

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, memimpin langsung survei tersebut bersama Tim Gugus Tugas, APKLI Batam, dan Bank BRI.

Mouris Limanto menyampaikan bahwa survei ini menjadi tahap awal perencanaan penataan kawasan guna menciptakan destinasi wisata baru di Kota Batam. BP Batam merencanakan pembangunan jalur pedestrian dari Harbour Bay hingga proyek Pakuwon Nagoya dengan konsep city walk.

“Kami hari ini fokus melakukan survei lokasi. Ke depan, kami ingin membangun kawasan yang nyaman bagi pejalan kaki sekaligus menghidupkan kawasan wisata baru di Nagoya,” ujar Mouris.

BP Batam menegaskan bahwa pengembangan kawasan ini tidak hanya menyasar pengusaha besar, tetapi juga mendukung UMKM dan pedagang kaki lima (PKL). BP Batam akan menata kios, menyediakan kantong parkir, serta memperbaiki sistem lalu lintas di kawasan tersebut. Selain itu, BP Batam merencanakan zona khusus pejalan kaki yang bebas dari kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Atasi Gangguan Suplai Air Bersih, BP Batam Bangun Interkoneksi Pipa

BP Batam menargetkan panjang jalur pedestrian mencapai sekitar 4,7 kilometer. Dalam pelaksanaannya, BP Batam menggandeng berbagai stakeholder, termasuk pengusaha, asosiasi, dan perbankan, dengan mengusung konsep gotong royong.

Pada tahap awal, BP Batam memanfaatkan momentum Imlek dan Idulfitri untuk meramaikan kawasan melalui berbagai kegiatan dan event. Langkah ini bertujuan menarik kunjungan masyarakat agar aktivitas ekonomi tumbuh secara bertahap.

“Kami ingin membangun budaya baru. Masyarakat datang lebih dulu, kemudian kegiatan ekonomi tumbuh dengan sendirinya,” kata Mouris.

Baca Juga :  Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Dalam penataan PKL, BP Batam bekerja sama dengan APKLI Batam untuk melakukan pendataan dan penataan kawasan. Selain itu, BP Batam menjajaki kerja sama dengan Bank BRI guna mendukung pembiayaan UMKM, penyediaan kios, serta penerapan sistem pembayaran non-tunai.

“Kami menawarkan konsep Kampung BRI. BRI dapat mendukung pembiayaan murah, fasilitas usaha, hingga pengelolaan kawasan,” jelas Mouris.

Selama survei lapangan, BP Batam melibatkan Dinas Pariwisata, Direktorat Pembangunan BP Batam, dan instansi terkait lainnya. Seluruh pihak meninjau langsung kondisi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, mulai dari trotoar, penyeberangan, hingga fasilitas pendukung pejalan kaki.

BP Batam menargetkan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan kawasan pedestrian Harbour Bay–Nagoya sebagai ikon wisata baru Kota Batam.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06