Kementerian PU Genjot Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bangunan Sekolah Rakyat pascabencana. Foto: dok KemenPU

Ilustrasi bangunan Sekolah Rakyat pascabencana. Foto: dok KemenPU

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh untuk memulihkan wilayah terdampak banjir bandang sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan.

Pemerintah memfungsikan Sekolah Rakyat tidak hanya sebagai sarana pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui fasilitas pendidikan yang layak dan terintegrasi, pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi agenda jangka panjang pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan. Ia menilai infrastruktur pendidikan yang aman dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi berdaya saing. Pernyataan itu ia sampaikan pada Minggu (1/2/2026).

PU melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh melalui dua paket pekerjaan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,53 triliun dari APBN 2025–2026. Konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mengerjakan paket pertama, sementara PT Waskita Karya (Persero) Tbk menangani paket kedua.

Baca Juga :  OJK Perkuat Transformasi Organisasi, Lantik 13 Pejabat Baru

PU membangun Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 di Kabupaten Aceh Besar, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Hingga 30 Januari 2026, PU mencatat progres fisik 2,81 persen. PU memulai pekerjaan pada 28 November 2025 dan menargetkan penyelesaian pada 25 Juli 2026.

PU juga menggarap Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 di Kabupaten Nagan Raya, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil. Hingga akhir Januari 2026, PU mencatat progres fisik 1,70 persen. PU menjadwalkan pekerjaan berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 14 Agustus 2026.

Baca Juga :  OJK dan Bareskrim Berkolaborasi Tangani Penipuan Keuangan

Program Sekolah Rakyat Tahap II melanjutkan pembangunan 164 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I yang rampung pada 2025. Pemerintah membangun sekolah secara permanen di atas lahan 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah.

PU melengkapi setiap Sekolah Rakyat dengan asrama siswa dan guru, ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, klinik kesehatan, dapur sehat, lapangan olahraga, dan ruang ekstrakurikuler. PU juga menerapkan desain mitigasi bencana untuk menjamin keamanan jangka panjang.

Secara nasional, pemerintah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi pada 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Program ini menampung lebih dari 112 ribu siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru