Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia meraih penghargaan "Experiential & Cultural Tourism Award" dalam ajang Outbond Travel Mart (OTM) Mumbai 2026, Sabtu (7/2/2026), di Mumbai, India. Foto: Istimewa

Indonesia meraih penghargaan "Experiential & Cultural Tourism Award" dalam ajang Outbond Travel Mart (OTM) Mumbai 2026, Sabtu (7/2/2026), di Mumbai, India. Foto: Istimewa

Indonesia meraih penghargaan “Experiential & Cultural Tourism Award” dalam ajang Outbound Travel Mart Mumbai 2026 yang berlangsung pada 5–7 Februari 2026 di Mumbai, India.

Penghargaan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman budaya dan partisipasi langsung wisatawan.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan penghargaan tersebut sekaligus membuka potensi transaksi signifikan dari pasar India.

Ia menilai Indonesia unggul dalam menghadirkan pengalaman wisata yang membuat turis tidak sekadar berkunjung, tetapi terlibat langsung dalam tradisi, kuliner, kerajinan, interaksi komunitas, wellness, hingga wisata spiritual.

“Penghargaan ini mengakui kekuatan Indonesia sebagai destinasi experiential dan cultural yang autentik serta partisipatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Awal 2026

Made menegaskan, tren global kini mengarah ke perjalanan yang lebih personal dan imersif. Indonesia berhasil memosisikan diri sebagai destinasi living culture dengan pengalaman mendalam dan interaksi lokal.

Kemenpar juga memfasilitasi 30 co-exhibitor Indonesia di pameran tersebut. Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I, Dedi Ahmad Kurnia, menyebut peserta terdiri dari 20 DMC, lima biro perjalanan, dua hotel, dua restoran, dan satu atraksi wisata.

Partisipasi itu menghasilkan potensi transaksi 6,98 juta dolar AS atau sekitar Rp117,4 miliar, dengan estimasi 22.781 wisatawan.

Di sela pameran, Kemenpar menggelar pertemuan bisnis dengan sejumlah mitra industri perjalanan India, seperti MakeMyTrip, Thomas Cook, TBO, SOTC Travel Limited, serta asosiasi agen perjalanan India.

Baca Juga :  Pulau Penyengat, Jembatan Lintas Generasi Menuju Pariwisata Berkelanjutan

“Kami melihat minat pasar India terhadap produk wisata Indonesia sangat kuat. Potensi transaksi ini kami dorong menjadi realisasi kunjungan dalam waktu dekat,” kata Dedi.

Pasar India masuk daftar prioritas. Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan India ke Indonesia mencapai 734.490 orang, naik 3,4 persen dibanding 2024 yang tercatat 710.207 kunjungan.

Kemenpar akan memperluas penetrasi pasar India lewat pameran, sales mission, famtrip, dan kemitraan strategis industri untuk mendongkrak kunjungan.

Editor: Rega

Berita Terkait

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner
Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan
Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional
Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:26

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:15

Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:58

Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06