Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan

Sebanyak 55.739 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kota Batam dan Kabupaten Karimun berstatus nonaktif. Peserta yang terdampak masih memiliki peluang untuk mengaktifkan kembali kepesertaan melalui sejumlah jalur yang tersedia.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Batam, Harry Nurdiansyah, menyebut total peserta yang dinonaktifkan terdiri dari 49.703 orang di Batam dan 6.036 orang di Karimun.

Harry mengatakan kantor cabang mencatat puluhan ribu peserta PBI nonaktif, namun sebagian sudah kembali aktif. Ia menegaskan pihaknya masih menunggu data final dari pusat untuk memastikan jumlah terbaru peserta yang telah direaktivasi.

Menurutnya, sistem pusat otomatis mengaktifkan kembali peserta PBI yang masuk kategori penyakit katastropik sehingga mereka tetap bisa mengakses layanan kesehatan.

Baca Juga :  RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost

Harry menjelaskan peserta nonaktif dapat mengajukan kembali kepesertaan PBI melalui Dinas Sosial setempat dengan mengikuti proses verifikasi data. Selain itu, warga juga bisa beralih ke skema peserta yang dibiayai pemerintah daerah melalui program PBPU Pemda.

Data BPJS mencatat jumlah peserta PBPU Pemda mencapai 87.462 orang di Batam dan 59.585 orang di Karimun. Sementara peserta PBI yang masih aktif tercatat 356.616 jiwa di Batam dan 80.477 jiwa di Karimun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, meminta warga yang kepesertaannya terhenti segera mengurus pendaftaran ulang melalui Dinas Sosial agar kembali memperoleh tanggungan PBI.

Baca Juga :  RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Didi menegaskan warga ber-KTP Batam tetap bisa mengakses layanan kesehatan dasar meskipun status JKN-nya tidak aktif. Ia menyebut puskesmas tetap melayani pengobatan jalan, dan petugas dapat membantu proses rujukan sekaligus pengaktifan ulang bila diperlukan.

Pemerintah Kota Batam, lanjut Didi, juga menyiapkan opsi pembiayaan melalui APBD Perubahan jika peserta tidak dapat kembali masuk skema PBI dari pusat.

Selain jalur bantuan pemerintah, peserta juga dapat mengaktifkan kepesertaan secara mandiri dengan membayar iuran. Status mandiri tersebut tetap memberi peluang untuk kembali menjadi peserta PBI setelah melalui kebijakan dan verifikasi lanjutan.

Editor: Diki

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126
Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia
RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost
KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri
RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan
Amsakar Dorong Kesadaran Kesehatan, Kampanye Lintas Program Batam 2026 Resmi Dibuka
Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:27

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:07

Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:06

RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:27

KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:55

RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06