Inflasi Nasional Naik 4,76 Persen, Mendagri Sebut Kepri Masih Terkendali

Selasa, 10 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026). Fotio: Diskominfo Kepri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026). Fotio: Diskominfo Kepri

Pemerintah mencatat inflasi nasional secara year on year (yoy) pada Februari 2026 sebesar 4,76 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode Desember–Januari yang berada di kisaran 3,55 persen.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, pemerintah menargetkan inflasi nasional berada pada kisaran 2,5 persen ±1 persen. Dengan demikian, inflasi saat ini sedikit berada di atas target.

“Secara teoritis angka 3,5 persen masih tergolong ringan, namun dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat, terutama kelompok desil 1 hingga 4,” kata Tito.

Ia mengungkapkan, penyumbang utama inflasi yoy berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 16,66 persen. Kenaikan harga emas, yang dipengaruhi dinamika global dan konflik internasional, turut memberi kontribusi besar.

Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga menyumbang inflasi sebesar 16,19 persen, dipengaruhi faktor subsidi energi pada Januari–Februari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Hari Disabilitas, Wujudkan Kota Inklusif

Di sisi lain, Tito menilai inflasi di Provinsi Kepulauan Riau masih berada dalam kondisi terkendali. Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kepri tercatat sebesar 0,7 persen, sementara inflasi berada di angka 3,54 persen.

“Inflasi Kepri berada di angka 3,54 persen, ini cukup baik dan masih terkendali,” ujarnya.

Menurut Tito, komoditas yang memberi andil inflasi di Kepri antara lain emas perhiasan dengan kontribusi sekitar 0,15 persen, serta angkutan udara.

Selain inflasi yang stabil, Tito juga menyoroti kinerja ekonomi Kepulauan Riau yang menunjukkan tren positif. Pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,39 persen, sementara Kepulauan Riau mampu mencapai 7,89 persen.

“Hampir seluruh kabupaten dan kota di Kepri mencatat pertumbuhan ekonomi di atas angka nasional,” katanya.

Baca Juga :  Ansar Sambut Hangat Warga dalam Gelar Griya Idul Fitri 2026

Sementara itu, realisasi pendapatan daerah Provinsi Kepulauan Riau hingga 6 Maret 2026 tercatat 16,97 persen. Namun, realisasi belanja daerah baru mencapai 4,45 persen sehingga perlu didorong agar lebih optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Pemerintah memprediksi arus mudik mulai terjadi pada 16 Maret 2026, seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 27 Maret 2026.

“Menjelang hari raya, banyak hal yang harus diantisipasi bersama oleh kepala daerah, mulai dari stabilitas harga barang, kesiapan infrastruktur, pengaturan arus mudik dan balik, hingga pengamanan pelaksanaan ibadah. Semua perlu disinergikan bersama Forkopimda,” tegas Tito.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06