Perkim Kepri Tegaskan Surat Lelang Pengadaan Material Rumah Dinas Palsu

Minggu, 12 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Said Nursyahdu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Dinas Perkim

Said Nursyahdu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Dinas Perkim

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Riau memastikan surat penawaran lelang pengadaan bahan material rumah dinas yang beredar merupakan penipuan.

Kepala Dinas Perkim Kepri, Said Nursyahdu, menegaskan pihaknya tidak pernah menggelar lelang tertutup pengadaan bahan material rumah dinas seperti yang tercantum dalam surat tersebut.

“Penipuan. Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Riau tidak pernah melaksanakan lelang tertutup pengadaan bahan material untuk rumah dinas. Tidak pernah ada,” tegas Said di Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026) malam.

Said juga menegaskan Dinas Perkim Kepri tidak pernah menerbitkan surat penawaran lelang tertutup pengadaan material untuk pembangunan rumah dinas di Kota Tanjungpinang maupun Kabupaten Natuna.

Ia menambahkan, Dinas Perkim Kepri selama ini juga tidak pernah membangun rumah dinas.

Dinas Perkim Kepri menemukan dua surat digital (PDF) penawaran lelang tertutup setelah salah satu toko bangunan di Tanjungpinang dan Natuna meminta klarifikasi langsung ke dinas.

Kedua surat itu memiliki tanggal, nomor, dan perihal yang sama, yakni 30 Maret 2026 dengan Nomor: 015/SPPBJ/PPK-FE.507-02/III/26 dan perihal Penawaran Lelang Tertutup Pengadaan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Jaga Distribusi Energi

Dalam surat tersebut, pelaku mencatut Dinas Perkim Kepri sebagai penyelenggara lelang pengadaan bahan material rumah dinas berdasarkan DPA SKPD Tahun Anggaran 2026.

Pelaku juga mencantumkan paket pekerjaan pengadaan material rumah dinas di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Natuna dengan pagu anggaran Rp800 juta.

Daftar material yang ditawarkan meliputi 100 pail cat tembok interior putih ukuran 25 kg, 100 pail cat tembok eksterior putih ukuran 25 kg, 100 set kuas roll cat ukuran 10 inci, 70 set kuas roll cat ukuran 4 inci, serta 10 unit air purifier Austin tipe HM400.

Said memastikan tanda tangan dan NIP yang tercantum dalam barcode surat tersebut bukan miliknya.

“Setelah kami cek, tanda tangan serta NIP pada barcode surat itu bukan tanda tangan dan NIP saya,” jelasnya.

Said mengungkapkan pelaku hampir memperdaya salah satu toko bangunan di Kota Tanjungpinang.

Pelaku terlebih dahulu menghubungi pemilik toko dan mengaku sebagai pemenang tender pengadaan material rumah dinas. Ia kemudian mengirim dua surat pengadaan dan meminta pemilik toko menyediakan barang sesuai daftar dengan sistem utang.

Baca Juga :  Ranperda Peternakan Perkuat Pengawasan Ternak dan Ketahanan Pangan Kepri

Tak lama kemudian, pemilik toko menerima panggilan video dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat fungsional madya di Dinas Perkim Kepri.

“Orang yang mengaku pejabat fungsional itu meyakinkan pemilik toko bahwa oknum tersebut adalah pemenang tender,” kata Said.

Dinas Perkim Kepri segera menelusuri nama yang disebutkan pelaku. Hasilnya, nama tersebut bukan pejabat fungsional di lingkungan Dinas Perkim Kepri.

Pihak dinas kemudian langsung meluruskan informasi tersebut kepada pemilik toko agar tidak menjadi korban penipuan.

Said mengaku belum mengetahui apakah ada surat palsu lain yang beredar.

“Sejauh ini yang kami temukan baru surat pengadaan untuk rumah dinas di Natuna dan Tanjungpinang,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya penyedia jasa konstruksi dan pemilik toko bangunan, agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah
Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah
Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah
Dewi Kumalasari Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak
Perpres Ojol Terbit, Pemerintah Atur Kemitraan hingga Perlindungan Sosial
Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:55

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:43

Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:58

Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:03

Dewi Kumalasari Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:42

Perpres Ojol Terbit, Pemerintah Atur Kemitraan hingga Perlindungan Sosial

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19