Gubernur Kepri Ansar Ahmad menggenjot persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau. Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Ansar memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/6/2026).
Ansar meminta pemerintah kabupaten dan kota segera menuntaskan seluruh persyaratan pembangunan, mulai dari perizinan, dokumen AMDAL hingga kesiapan lahan. Ia menegaskan seluruh daerah harus mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Pada 2026, pemerintah akan membangun Sekolah Rakyat di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna. Program ini menargetkan peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
“Sekolah Rakyat harus kita sukseskan bersama. Program ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Ansar.
Menurut Ansar, pendidikan menjadi senjata paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, ia menginstruksikan seluruh daerah menyelesaikan setiap tahapan persiapan sesuai target.
Untuk memastikan progres berjalan lancar, Ansar menugaskan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura turun langsung ke lokasi pembangunan. Ia meminta Nyanyang memeriksa kesiapan lahan, memantau proses perizinan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Saya minta seluruh persiapan dikawal langsung agar pembangunan berjalan sesuai jadwal,” tegas Ansar.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Nyanyang menyatakan siap melakukan monitoring ke seluruh lokasi pembangunan. Ia juga mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memperkuat sinergi agar program berjalan optimal.
Selain membangun tiga Sekolah Rakyat pada 2026, Pemprov Kepri juga menyiapkan pembangunan lanjutan pada 2027 di Kabupaten Bintan, Lingga, Karimun dan kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh pendidikan berkualitas dan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
Editor: Bibah






