Literasi Digital Rendah Picu Maraknya Penipuan Calon Jemaah Haji

Senin, 22 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan transparansi serta integritas para petugas haji menjadi kunci utama di balik kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dahnil  dalam podcast yang dipandu oleh Tenaga Ahli Ditjen Kemkomdigi, Latif Siregar, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Senin (22/6/2026). Foto: InfoPublik/Amiri Yandi

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan transparansi serta integritas para petugas haji menjadi kunci utama di balik kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dahnil dalam podcast yang dipandu oleh Tenaga Ahli Ditjen Kemkomdigi, Latif Siregar, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Senin (22/6/2026). Foto: InfoPublik/Amiri Yandi

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap rendahnya literasi digital membuka celah bagi oknum untuk menipu calon jemaah haji di Indonesia.

Dahnil menyampaikan hal itu dalam podcast bersama Tenaga Ahli Ditjen Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi, Latif Siregar, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Menurut Dahnil, perbedaan kemampuan digital antarjemaah menjadi tantangan yang harus segera pemerintah atasi. Sebagian jemaah mampu memanfaatkan teknologi digital, sementara sebagian lainnya masih kesulitan memahami informasi di ruang digital.

Kondisi tersebut membuat kelompok jemaah yang minim pemahaman teknologi mudah menjadi sasaran penipuan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Ansar Safari Ramadan di Masjid Al Uswah, Serahkan Bantuan dan Ajak Warga Makmurkan Masjid

“Tidak sedikit jemaah haji kita yang minim literasi digital, sementara di sisi lain ada kelompok jemaah yang sudah memiliki literasi digital tinggi,” ujar Dahnil.

Dahnil mengatakan Kementerian Haji dan Umrah terus memperbaiki sistem layanan haji melalui transformasi digital dan penguatan regulasi.

Selain membangun perlindungan digital bagi jemaah, kementerian juga memperketat standar kesehatan dan kemampuan fisik atau isthithaah calon jemaah.

Dahnil menilai langkah tersebut penting karena jemaah harus menghadapi aktivitas fisik berat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana di Aceh Serius dan Terukur

“Kami fokus melakukan transformasi dan perbaikan layanan haji. Ke depan, kami akan memperketat aturan terkait isthithaah,” tegasnya.

Dahnil menjelaskan sekitar 95 persen rangkaian ibadah haji membutuhkan aktivitas fisik, terutama berjalan kaki.

Karena itu, ia menegaskan calon jemaah harus memiliki kondisi tubuh yang kuat agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Dahnil juga menyebut jemaah dengan pekerjaan yang terbiasa melakukan aktivitas fisik, seperti petani, cenderung memiliki daya tahan tubuh lebih baik saat menjalankan ibadah haji.

“Rata-rata petani yang sehat selama ibadah haji,” katanya. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru