Prabowo Resmikan Lima Bendungan Rp9,79 Triliun, Target Tambah Produksi 1 Juta Ton Beras

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Tangkapan Layar Youtube BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Tangkapan Layar Youtube BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di empat provinsi dengan total investasi negara mencapai Rp9,79 triliun, Jumat (10/7/2026). Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi pangan nasional hingga 1 juta ton beras per tahun.

Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat; Bendungan Rukoh di Pidie, Aceh; Bendungan Keureutoe di Aceh Utara, Aceh; Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah; dan Bendungan Sidan di Gianyar, Bali.

“Lima bendungan yang kita resmikan hari ini merupakan investasi negara sekitar Rp9,79 triliun,” kata Prabowo saat peresmian di Lombok Barat.

Prabowo mengatakan Menteri Pertanian melaporkan kelima bendungan tersebut berpotensi menambah produksi hingga 1 juta ton beras jika didukung teknologi pertanian modern dan benih unggul.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

“Dengan teknologi dan benih terbaik, lima bendungan ini bisa menghasilkan 1 juta ton beras,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan bendungan menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan bangsa adalah pekerjaan besar yang membutuhkan waktu panjang, bahkan puluhan tahun,” tegasnya.

Prabowo juga mengapresiasi para pemimpin sebelumnya yang telah memulai dan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Saya bersyukur bisa meresmikan bendungan ini. Namun, semua pendahulu saya memiliki jasa besar,” katanya.

Baca Juga :  OJK Resmi Bentuk Departemen UMKM dan Syariah serta Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak seluruh masyarakat mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok. Menurutnya, kemajuan Indonesia hanya dapat diraih melalui persatuan.

“Berpikirlah untuk bangsa, berpikirlah untuk rakyat, dan berpikirlah demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan, menjauhi rasa iri, curiga, dan perpecahan.

Prabowo pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang ingin memecah belah bangsa.

“Cinta kita adalah cinta tanah air, cinta Merah Putih, cinta negara, dan cinta bangsa Indonesia,” pungkasnya. Sumber Infopublik

Editor: Difky

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru