Kemkomdigi Salurkan Bantuan dan Pastikan Pemulihan Komunikasi bagi Warga Terdampak Banjir Sumut

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Bola Medan Krio, Deli Serdang, Medan, Sabtu (13/11/2025). Foto: Kemkomdigi

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Bola Medan Krio, Deli Serdang, Medan, Sabtu (13/11/2025). Foto: Kemkomdigi

Batam, metroposid.com: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Provinsi Sumatra Utara (Sumut) sekaligus memastikan layanan komunikasi kembali pulih agar masyarakat tetap terhubung di tengah masa pemulihan.

Bantuan yang diberikan berupa 6,5 ton paket beras, minyak, dan biskuit untuk 2.000 warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir terparah. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah meringankan beban masyarakat terdampak.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan, selain bantuan logistik, Kemkomdigi juga menghadirkan dukungan layanan lain yang dibutuhkan masyarakat pascabencana.

Baca Juga :  OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

“Selain bantuan barang, kami juga menyediakan posko bersama berupa media center serta posko layanan psikososial untuk memulihkan keceriaan anak-anak,” ujar Meutya saat menghadiri zikir akbar dan doa bersama warga terdampak banjir di Kecamatan Sunggal, pada Sabtu (13/12/2025).

Ia mengajak masyarakat untuk terus saling menguatkan dan menjaga kepedulian sosial di tengah musibah yang terjadi.

“Setiap ada ujian pasti ada kemudahan. Karena itu kita semua harus saling bantu dan saling mendoakan,” katanya.

Seiring dengan penyaluran bantuan, Kemkomdigi juga memastikan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak banjir terus berjalan. Di Provinsi Sumatra Utara, akses komunikasi yang sempat terganggu akibat bencana kini hampir sepenuhnya pulih.

Baca Juga :  Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil

Per Sabtu (13/12/2025), tercatat sebanyak 4.273 dari total 4.368 menara BTS atau sekitar 97,8 persen telah kembali beroperasi. Kondisi ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi darurat serta berkomunikasi kembali dengan keluarga dan kerabat.

“Dengan pemulihan mencapai 97,8 persen, masyarakat Sumatra Utara dapat kembali memperoleh informasi penting dan menghubungi keluarga,” ujar Meutya.

Kemkomdigi menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap layanan komunikasi di seluruh wilayah terdampak banjir hingga kondisi benar-benar stabil, agar dukungan informasi dan konektivitas bagi masyarakat tetap terjaga. Sumber Infopublik

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru