BGN Perkuat Tata Kelola MBG di Aceh, Libatkan TNI–Polri dan Pemda

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Aceh menjadi fokus utama rapat konsolidasi lintas sektor yang digelar Badan Gizi Nasional Republik Indonesia bersama pemangku kepentingan daerah. Foto: Istimewa/InfoPublik

Penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Aceh menjadi fokus utama rapat konsolidasi lintas sektor yang digelar Badan Gizi Nasional Republik Indonesia bersama pemangku kepentingan daerah. Foto: Istimewa/InfoPublik

Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia mengonsolidasikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh untuk memastikan program berjalan efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

BGN menggelar rapat lintas sektor di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026), dan melibatkan Pemerintah Aceh, TNI, Polri, serta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wakil Kepala BGN RI Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya memimpin langsung rapat tersebut.

Mewakili Gubernur Aceh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Iskandar AP menegaskan MBG sejalan dengan nilai kearifan lokal Aceh, pemulia jamee. Ia menyatakan program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi serta membuka lapangan kerja di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  SIWO Award 2025 Rilis Deretan Unggulan Atlet, Pelatih, dan Cabor Terbaik

Pemerintah Aceh mendorong peran aktif daerah dalam ekosistem BGN melalui penguatan Koperasi Merah Putih di gampong dan integrasi dengan program ketahanan pangan. Pemerintah menilai koordinasi kabupaten/kota dengan BGN menjadi faktor kunci keberhasilan MBG.

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah menekankan pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan makanan MBG. Ia meminta seluruh penyedia memastikan sertifikasi halal dan memperkuat koordinasi dengan puskesmas serta rumah sakit untuk mencegah kasus gangguan kesehatan.

Baca Juga :  Pemprov Banten dan PWI Matangkan Persiapan HPN 2026

Wakil Kepala BGN RI Sony Sonjaya mengungkapkan MBG memberi dampak ekonomi signifikan di Aceh. Hingga 16 Januari 2026, program ini menjangkau 1.717.980 penerima manfaat, mengoperasikan 545 SPPG, menyerap sekitar 28.650 tenaga kerja, dan menggerakkan perputaran ekonomi hingga Rp63 miliar per bulan. Sumber InfoPublik

Editor: Diki

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru