Indonesia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Senin, 12 Januari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemutusan aplikasi Grok di media sosial. Foto: Kementerian Komdigi RI

Ilustrasi pemutusan aplikasi Grok di media sosial. Foto: Kementerian Komdigi RI

Pemerintah Indonesia memutus sementara akses Grok, chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI), setelah platform itu digunakan untuk menyebarkan konten pornografi palsu berbasis deepfake. Langkah ini menjadikan Indonesia negara pertama di dunia yang menindak platform AI karena penyalahgunaan seksual digital.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan tindakan itu dilakukan untuk melindungi perempuan, anak, dan masyarakat dari eksploitasi seksual di ruang digital. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan,

Baca Juga :  Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

‘Deepfake seksual tanpa persetujuan melanggar hak asasi manusia dan martabat warga negara. Kami memutus sementara akses Grok demi keselamatan masyarakat,” dalam keterangan resminya, Sabtu (10/1/2026).

Kemkomdigi juga menuntut pihak X, pengelola Grok, segera memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab atas dampak penggunaan platform. Evaluasi lanjutan akan dilakukan berdasarkan komitmen perbaikan yang diajukan penyelenggara sistem elektronik.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya memuji langkah pemerintah. Menurut Alfons, jika platform membahayakan perempuan dan anak, pemblokiran menjadi tindakan wajib. “Tidak memblokir berarti membiarkan kerusakan mental dan moral terjadi,” tegasnya. Ia menambahkan, platform global tidak bisa menerapkan standar moral yang sama di seluruh dunia.

Baca Juga :  OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Ekosistem Bulion 2026–2031

Pemutusan akses Grok produk xAI milik Elon Musk menegaskan satu pesan jelas: inovasi teknologi harus berjalan seiring tanggung jawab sosial dan perlindungan hak warga negara. Sumber InfoPublik

Editor: Rega

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru