Kemkomdigi Salurkan 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Dirjen KPM Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya menyerahkan bantuan 15 ton logistik dan puluhan perangkat starlink untuk korban gempa di NTT di Kantor Badan Perwakilan NTT, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Agus SIswanto/InfoPublik/KPM Kemkomdigi)

Dirjen KPM Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya menyerahkan bantuan 15 ton logistik dan puluhan perangkat starlink untuk korban gempa di NTT di Kantor Badan Perwakilan NTT, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Agus SIswanto/InfoPublik/KPM Kemkomdigi)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengirim 15 ton logistik dan 20 perangkat Starlink untuk membantu warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemkomdigi menyerahkan bantuan itu di Badan Perwakilan NTT, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026). Tim menyiapkan bantuan berdasarkan kebutuhan warga di lapangan.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya mengatakan bantuan mencakup makanan, minuman, susu, selimut, tikar, dan obat-obatan.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyerahkan 15 ton bantuan logistik yang juga diikuti penyerahan perangkat telekomunikasi Starlink untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT,” ujar Fifi yang mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Selain logistik, Kemkomdigi mengirim 20 perangkat Starlink untuk memperkuat akses komunikasi, terutama di daerah yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan

Fifi menyebut Kemkomdigi telah memulihkan seluruh infrastruktur telekomunikasi yang terdampak. Sebanyak 812 site BTS di delapan kabupaten NTT kini kembali beroperasi 100 persen.

“Dari laporan terakhir, kami bisa memulihkan seluruh BTS yang ada di wilayah terdampak gempa,” katanya.

Meski BTS pulih, Kemkomdigi tetap menempatkan Starlink sebagai penguat konektivitas di titik yang membutuhkan akses komunikasi.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Badan Kantor Penghubung NTT Christine Editha Mau mengatakan keterbatasan kapasitas pengiriman membuat pihaknya mengirim 8,6 ton bantuan lebih dulu.

“Jadi hanya 8,6 ton yang bisa dikirim hari ini karena memang keterbatasan kapasitas di sana,” ujar Christine.

Tim mengirim bantuan tahap pertama ke Labuan Bajo. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menentukan lokasi dan penanggung jawab distribusi.

Baca Juga :  Indonesia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Christine mengatakan tim masih menghadapi kendala akses ke sejumlah wilayah terdampak. Tim BNPB, misalnya, baru menjangkau Desa Palue di wilayah Maumere beberapa hari setelah gempa.

“Memang dari awal bencana itu hanya Maumere saja yang terekspos. Ternyata masih banyak saudara-saudari kita di wilayah lain yang lebih parah,” katanya.

Selain Maumere, Nagekeo juga terdampak. Pemerintah terus memperbarui data wilayah dan kebutuhan warga untuk menentukan penyaluran bantuan berikutnya.

Kemkomdigi bersama pemerintah daerah dan lembaga terkait terus memperkuat konektivitas dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga terdampak gempa di NTT. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

 

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06