MANTAB Diluncurkan, Siapkan 55 Ribu Lapangan Kerja Baru

Jumat, 26 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB). Foto: Humas BP Batam

BP Batam meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB). Foto: Humas BP Batam

BP Batam memperkuat upaya penciptaan lapangan kerja dengan meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB). Peluncuran ini disertai penyerahan Nota Komitmen Perekrutan 55.375 tenaga kerja dari 26 industri baru yang akan berinvestasi dalam tiga tahun ke depan.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, kualitas SDM menjadi kunci agar Batam tetap kompetitif sebagai tujuan investasi. Meski realisasi investasi hingga triwulan III mencapai Rp54,7 triliun, tingkat pengangguran masih berada di angka 7,68 persen.

Baca Juga :  Atasi Gangguan Suplai Air Bersih, BP Batam Bangun Interkoneksi Pipa

Melalui MANTAB, pencari kerja dapat mengisi profil dan keahlian secara digital, sementara perusahaan menyeleksi kandidat secara cepat dan berbasis kompetensi. Aplikasi ini didukung teknologi AI dan IoT untuk mencocokkan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal.

Deputi Investasi BP Batam Fary Djemy Francis menyebut MANTAB sebagai solusi atas kesenjangan antara tingginya investasi dan kesiapan tenaga kerja. BP Batam juga menggandeng perguruan tinggi guna menyediakan sertifikasi nasional dan internasional.

Baca Juga :  Amsakar–Li Claudia Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Berkeadilan

Saat ini Batam memiliki 1.900 perusahaan aktif, 31 kawasan industri, dan 135 galangan kapal yang terus membutuhkan SDM berkualitas.

Hadirnya MANTAB diharapkan memastikan pertumbuhan investasi Batam benar-benar menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06