Meutya Tegaskan Peran Indonesia di Board of Peace untuk Perjuangkan Palestina

Senin, 23 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat menjadi narasumber dalam program Podcast Blak-Blakan DetikCom di Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026). Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat menjadi narasumber dalam program Podcast Blak-Blakan DetikCom di Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026). Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) membuka ruang konkret bagi Indonesia untuk terlibat dalam proses stabilisasi dan rekonstruksi pascakonflik, khususnya bagi Palestina.

“Selama ini Indonesia konsisten menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina melalui berbagai forum internasional dan bantuan kemanusiaan. Melalui BoP, Indonesia kini memiliki ruang lebih nyata untuk terlibat dalam proses stabilisasi dan rekonstruksi pascakonflik,” ujar Meutya saat menjadi narasumber Podcast Blak-Blakan Detikcom di Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip two state solution. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia di forum tersebut bukan bentuk normalisasi hubungan, melainkan langkah strategis untuk memastikan kepentingan Palestina tetap diperjuangkan dalam setiap tahapan pembahasan perdamaian dan rekonstruksi.

Baca Juga :  Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh Capai 80,63 Persen

Meutya juga menyebut komitmen Indonesia terhadap perdamaian Palestina mendapat apresiasi dari sejumlah pemimpin dunia. Ia mencontohkan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut Indonesia sebagai negara besar dalam rapat perdana BoP.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan komitmen untuk mengirimkan pasukan dalam jumlah besar sebagai bagian dari misi perdamaian. “Komitmen tersebut menjawab berbagai disinformasi yang beredar,” tegas Meutya.

Untuk melindungi hak publik atas informasi yang benar, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengedepankan literasi digital dan klarifikasi terbuka melalui media arus utama. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh penjelasan yang utuh dan proporsional di tengah maraknya narasi digital yang berpotensi menyesatkan.

Baca Juga :  KKI 2026 Dorong 23 UMKM Kepri Naik Kelas, Tembus Pasar Global

Kemkomdigi juga terus memantau dan menindak konten yang melanggar aturan. “Jika ada pelanggaran terhadap Undang-Undang ITE, tentu kami beri atensi. Disinformasi yang melanggar akan kami lakukan pemutusan akses. Namun pada prinsipnya, kami lebih banyak menjawab dengan narasi yang jelas dan terbuka,” ujar Meutya.

Ia mengajak masyarakat aktif memeriksa sumber informasi dan tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi. Pemerintah, lanjutnya, menempatkan transparansi sebagai kunci agar setiap kebijakan strategis dipahami secara proporsional dan tidak merugikan kepentingan publik. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06