Musrenbang, Amsakar Dorong Prioritas Pembangunan yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir dalam musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai dan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu (11/1/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir dalam musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai dan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu (11/1/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa kunci keberhasilan pembangunan daerah terletak pada perencanaan yang matang sejak tingkat kelurahan. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai dan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu (11/1/2026).

Musrenbang Kelurahan Sadai digelar di Room VIP E Restoran Golden Prawn 933, sementara Musrenbang Kelurahan Sungai Pelunggut berlangsung di GOR Bulu Tangkis RT 003 RW 011 Kavling Bukit Kamboja.

Dalam arahannya, Amsakar menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar forum menyerap aspirasi warga, tetapi merupakan bagian penting dari sistem perencanaan pembangunan yang resmi, terstruktur, dan berjenjang.

Baca Juga :  Rayakan Tahun Baru 2026 Sederhana Tanpa Kembang Api

“Semua tahapan ini kita lalui untuk menyaring dan menetapkan prioritas pembangunan. Mulai dari pra-musrenbang, musrenbang kelurahan, berlanjut ke kecamatan, hingga musrenbang tingkat kota,” tegas Amsakar.

Ia menjelaskan, setiap usulan yang disepakati di tingkat kelurahan wajib sudah melalui proses prioritisasi sebelum dibawa ke musrenbang kecamatan. Di tahap tersebut, usulan antar kelurahan akan diselaraskan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pokok-pokok pikiran DPRD, arah kebijakan pemerintah daerah, serta visi dan misi kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.

Baca Juga :  Amsakar: Musrenbang Jadi Wadah Partisipasi Warga dalam Pembangunan

Amsakar juga mengungkapkan tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Kota Batam. Jika seluruh usulan pembangunan digabungkan, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp9 triliun. Sementara itu, kemampuan APBD Batam saat ini berada di kisaran Rp4,27 triliun.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Amsakar mengajak masyarakat tetap optimistis. Ia memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan kinerja positif selama sepuluh bulan kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru