Pemko Batam Perkuat Literasi Keuangan, Warga Diminta Waspada Investasi Ilegal

Rabu, 11 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Edukasi Keuangan Syariah dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/3/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Kegiatan Edukasi Keuangan Syariah dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/3/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat guna mencegah praktik keuangan ilegal. Sekretaris Daerah Batam, Firmansyah, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Edukasi Keuangan Syariah dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (11/3/2026).

Firmansyah mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Ia mengajak Tim Penggerak PKK Kota Batam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.

Firmansyah mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur investasi tanpa izin.

Baca Juga :  Kepri Gelar Isra Mikraj 2026 Bersama Menag Nasaruddin Umar

“Literasi keuangan melindungi masyarakat dari investasi bodong, pinjaman ilegal, dan praktik keuangan yang merugikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan yang sering dihadapi pelaku UMKM. Banyak pelaku usaha gagal memperoleh pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat karena memiliki riwayat kredit buruk akibat pinjaman online.

“Kami sering menemukan UMKM yang sebenarnya layak menerima pembiayaan seperti KUR, tetapi gagal karena catatan kredit dari pinjaman online. Masyarakat harus lebih bijak menggunakan layanan keuangan,” katanya.

Firmansyah menilai edukasi keuangan perlu diperkuat agar masyarakat tidak terjebak pinjaman yang merusak rekam jejak keuangan.

Baca Juga :  Kedai Kopi Rakyat Tanjungpinang, Ruang Santai Warga dan Tamu Mancanegara

Ia juga mendorong Tim Penggerak PKK menyebarkan literasi keuangan hingga tingkat keluarga. Menurutnya, jaringan PKK mampu memperluas edukasi keuangan di masyarakat.

“Jika ibu-ibu PKK memahami keuangan syariah dan mampu mengenali aktivitas keuangan ilegal, informasi itu akan menyebar ke keluarga dan lingkungan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Kepri memaparkan produk dan layanan keuangan syariah sekaligus menjelaskan ciri-ciri aktivitas keuangan ilegal yang sering menjerat masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan menyebarkan literasi keuangan serta mengajak masyarakat mengelola keuangan secara bijak, aman, dan berkelanjutan.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06