Pemprov Kepri Dorong Fasilitas Pelatihan dan Laboratorium Sesuai Kebutuhan Industri

Sabtu, 10 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Nyanyang bersama tenaga pendidikan dan siswa SMKN 5 Batam, Jumat (9/1/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Wagub Nyanyang bersama tenaga pendidikan dan siswa SMKN 5 Batam, Jumat (9/1/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mendorong pemenuhan fasilitas pelatihan dan laboratorium yang sesuai dengan kebutuhan industri di sekolah menengah kejuruan (SMK). Upaya ini bertujuan mencetak lulusan yang siap bersaing dan langsung memasuki dunia kerja.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan komitmen tersebut saat mengunjungi SMK Negeri 5 Kota Batam, Kecamatan Sagulung, Jumat (9/1/2026).

Nyanyang menegaskan akan memperkuat koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan pihak sekolah agar fasilitas pelatihan serta laboratorium terus meningkat dan selaras dengan kebutuhan industri.

Ia menyebut lulusan SMK memiliki peluang besar untuk langsung bekerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seperti UTS dan ITB, atau berkarier di luar negeri, termasuk Singapura dan Malaysia.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Nyanyang juga mendorong SMK di Kepri mengembangkan kurikulum kewirausahaan. Melalui kurikulum tersebut, sekolah dapat menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

“Kita tidak hanya ingin melahirkan pekerja, tetapi juga wirausaha dan manajer yang mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat,” kata Nyanyang.

Dalam kunjungannya, Nyanyang meninjau langsung proses pelatihan, sarana praktik, dan kesiapan SMK Negeri 5 Batam dalam mencetak lulusan siap kerja. Ia menekankan pentingnya pelatihan berbasis praktik nyata, khususnya di bidang pengelasan.

Nyanyang menilai dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang menguasai manual welding, automatic welding, hingga pengelasan profesional. Karena itu, ia meminta sekolah memperbanyak praktik langsung, bukan sekadar simulasi.

Baca Juga :  Khitanan Massal dan Paket Pencegahan Stunting di Batam

“Industri membutuhkan tenaga yang benar-benar terampil,” tegasnya.

Selain itu, Nyanyang menyoroti tingginya kebutuhan tenaga kerja di sektor perkapalan dan arsitektur kapal. Ia menilai pesatnya perkembangan galangan kapal dan kawasan industri di Kepri, khususnya Batam, membuka peluang kerja yang besar bagi lulusan SMK.

Nyanyang memotivasi para siswa agar menjaga disiplin, rajin belajar, dan terus mengembangkan keterampilan. Ia menegaskan Provinsi Kepulauan Riau menempati peringkat tiga nasional dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang menunjukkan kualitas sumber daya manusia dan generasi muda Kepri sangat baik.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06