Pemprov Kepri Perkuat Program Sosial, Keagamaan, dan Ekonomi Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubenur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Kepri

Gubenur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan. Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura memaparkan sejumlah program tersebut di acar halalbialal di Bogor.

Pemprov Kepri menempatkan 50 dai hinterland untuk memperkuat pembinaan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan. Pemerintah juga menyalurkan bantuan rumah ibadah sebesar Rp46,12 miliar sejak 2025 serta memberikan insentif keagamaan kepada 13.348 penerima dengan total Rp5,67 miliar.

Di sektor kesehatan, Pemprov Kepri menyediakan rumah singgah di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, dan di Batam bagi masyarakat yang menjalani perawatan rujukan. Fasilitas ini memiliki 50 kamar dengan standar hotel bintang tiga.

Baca Juga :  Kemensos Nonaktifkan 49 Ribu Peserta PBI-JK, Warga Diminta Cek Status JKN

Pemprov Kepri juga merencanakan penambahan asrama mahasiswa dan rumah singgah bagi masyarakat Kepri. Selain itu, pemerintah menyekolahkan 58 dokter spesialis dan subspesialis tahun ini untuk memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit kabupaten/kota dan provinsi.

Pemprov Kepri juga memperluas perlindungan bagi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah telah membayar iuran bagi 31.304 nelayan selama empat tahun terakhir dan 9.200 petani dalam dua tahun terakhir.

“Tahun ini perlindungan sosial juga akan diberikan kepada driver online. Kami akan terus memperluas perlindungan bagi pekerja rentan lainnya,” tegas Ansar.

Melalui Program Kepri Terang, Pemprov Kepri telah memasang listrik gratis bagi 14.222 rumah tangga.

Baca Juga :  Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri

“Tahun ini akan ditambah 1.400 rumah tangga lagi, salah satunya melalui dukungan program CSR,” kata Ansar.

Saat ini tingkat elektrifikasi di Kepri mencapai 99,98 persen. Pemerintah juga mendorong penyediaan listrik 24 jam di desa dan pulau yang masih menerima aliran listrik 12–14 jam serta pemasangan Solar Home System di pulau kecil.

Di sektor ekonomi, Pemprov Kepri memberikan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan BRK.

“Maksimal pinjaman Rp40 juta dengan bunga yang dibantu pemerintah provinsi. Program ini sudah dimanfaatkan 1.872 UMKM dan akan terus dilanjutkan,” ujar Ansar.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru