Penumpang PELNI Melonjak Tajam Jelang Mudik Lebaran 1447 H

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatatkan lonjakan tajam jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatatkan lonjakan tajam jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatatkan lonjakan tajam jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) pemerintah pada 16-17 Maret 2026 sukses memicu gelombang mudik lebih awal.

Hingga 16 Maret 2026, PELNI telah menjual 278.530 tiket untuk keberangkatan 6-22 Maret. Angka ini melampaui capaian tahun lalu, di mana realisasi penumpang periode 6-15 Maret mencapai 185.697 orang, tumbuh 3,2%.

Lonjakan Drastis & Kesiapan Armada Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyoroti lonjakan ekstrem pada 11 Maret yang mencapai 25.779 penumpang—meroket 54,9% dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

“Kami melihat antusiasme tinggi tahun ini. Untuk itu, kami mempertebal personel pelayanan dan memperketat pengawasan di atas kapal maupun pelabuhan,” tegas Ditto.

Strategi PELNI menghadapi arus mudik: Prediksi Puncak: Menghadapi 27.350 penumpang pada H-3 Lebaran (18 Maret). Kapasitas Jumbo: Menyediakan 751.550 kursi hingga 6 April 2026. Rute Favorit: Memprioritaskan pengawasan pada rute terpadat, khususnya Batam-Belawan. Keamanan: Menggelar workshop keselamatan ABK, memantau data BMKG secara real-time, dan menerjunkan tambahan personel pengamanan.

Baca Juga :  Telkom: Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital

Imbauan Khusus Arus Mudik Batam Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, meminta pemudik di Pelabuhan Bintang 99 Persada tiba lebih awal guna menghindari kemacetan dan antrean cetak boarding pass.

“Kami mengimbau penumpang memanfaatkan fitur check-in mandiri di aplikasi PELNI Mobile 12 jam sebelum berangkat. Ini cara paling efektif menghindari antrean panjang,” ujar Edwin.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06