Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Mira Tayyiba dalam Diskusi Redaksi bersama media nasional di Jakarta, Senin (18/5/2026) mengatakan dengan sistem digital, proses penyaluran bansos akan lebih transparan, cepat, dan adil karena semuanya berbasis data dan sistem. Foto: KPM Kemkomdigi

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Mira Tayyiba dalam Diskusi Redaksi bersama media nasional di Jakarta, Senin (18/5/2026) mengatakan dengan sistem digital, proses penyaluran bansos akan lebih transparan, cepat, dan adil karena semuanya berbasis data dan sistem. Foto: KPM Kemkomdigi

Pemerintah mempercepat digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) agar penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Mira Tayyiba, mengatakan data bansos yang belum terintegrasi selama ini memicu duplikasi penerima dan salah sasaran.

“Dengan sistem digital, penyaluran bansos menjadi lebih cepat, transparan, dan adil karena seluruh proses berbasis data,” kata Mira dalam Diskusi Redaksi bersama media nasional di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Pemerintah membangun sistem perlinsos digital berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) yang mengintegrasikan identitas digital, pertukaran data antarinstansi, dan pembayaran digital. Sistem memverifikasi penerima melalui biometrik wajah yang terhubung dengan data Dukcapil.

Baca Juga :  Amsakar Serahkan Santunan Rp420 Juta untuk Ahli Waris RT/RW di Batam

Melalui sistem ini, masyarakat bisa mengecek dan mengajukan bansos secara mandiri menggunakan NIK di portal resmi pemerintah. Sistem akan menilai kelayakan penerima berdasarkan data lintas instansi, seperti kepemilikan kendaraan, penggunaan listrik, status ASN, dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah juga membuka mekanisme sanggah bagi warga yang merasa layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar.

Sebagai tahap awal, pemerintah menguji sistem di Kabupaten Banyuwangi. Mulai Juni 2026, pemerintah memperluas uji coba ke 42 kabupaten/kota dengan cakupan sekitar 36 juta jiwa.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa

Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Arief Anshory Yusuf, menilai digitalisasi perlinsos mampu menekan salah sasaran bantuan.

“Pembaruan data penerima menjadi lebih cepat sehingga bantuan lebih akurat,” ujarnya.

Pemerintah juga meminta masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok bansos digital. Seluruh layanan resmi pemerintah menggunakan domain go.id dan tidak meminta data pribadi melalui tautan tidak resmi. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru