Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Panen Raya dalam Rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Foto: Istimewa

Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri Panen Raya dalam Rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Subianto memangkas target swasembada gula nasional dari empat tahun menjadi dua tahun. Ia meminta seluruh jajaran mempercepat program peremajaan tebu untuk mengejar kemandirian pangan.

Target itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Prabowo mengungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman awalnya menargetkan swasembada gula melalui peremajaan 100 ribu hektare tebu setiap tahun dalam waktu empat tahun. Namun, setelah dievaluasi, target itu dipercepat menjadi dua tahun.

“Awalnya empat tahun. Setelah saya tanya lagi, Menteri Pertanian mengatakan kita bisa capai dalam dua tahun,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Prabowo: Sampah Ancaman Serius, 34 Proyek Energi Segera Dibangun

Prabowo menyambut optimistis target tersebut. Namun, ia mengingatkan Amran agar tetap menjaga kesehatan saat mengejar target.

“Bagus, tapi jangan sampai masuk rumah sakit. Negara masih membutuhkan Anda,” katanya.

Prabowo menegaskan percepatan swasembada gula menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat kemandirian nasional. Setelah mencapai swasembada pangan, pemerintah kini menggenjot swasembada energi dan memperkuat ketahanan air.

“Target swasembada pangan sudah tercapai. Kini kita percepat swasembada energi dan membangun ketahanan air,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras kementerian, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan petani yang terus mengawal program strategis nasional.

Baca Juga :  OJK Dorong Kontribusi Industri Jasa Keuangan pada Program Pemerintah

Menurut Prabowo, percepatan itu bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus membuktikan Indonesia mampu memenuhi kebutuhannya dengan kekuatan sendiri.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Mentan Amran memastikan Kementerian Pertanian langsung mempercepat peremajaan tebu melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi, modernisasi budidaya, dan penguatan kemitraan dengan petani serta industri gula.

“Kami siap menjalankan arahan Presiden. Seluruh jajaran akan bekerja maksimal agar swasembada gula tercapai dalam dua tahun,” kata Amran.

Ia menegaskan percepatan program tersebut akan mendongkrak produksi gula nasional, menekan impor, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani tebu. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judol, Tak Lagi Sekadar Blokir Situs
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru