OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK menggelar Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS), membangun Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS), serta menyelenggarakan Syariah Financial Fair (SYAFIF) dan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS). Foto: Istimewa

OJK menggelar Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS), membangun Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS), serta menyelenggarakan Syariah Financial Fair (SYAFIF) dan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS). Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggenjot literasi dan inklusi keuangan syariah pada 2026. OJK menjalankan tiga langkah utama untuk memperluas penggunaan produk keuangan syariah, memperkuat pelindungan konsumen, dan mempercepat pertumbuhan industri syariah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan langkah pertama ialah menyusun strategi berbasis data, digitalisasi, dan kebutuhan masyarakat. Berikutnya, OJK mengintegrasikan edukasi dengan pengawasan market conduct, pelindungan konsumen, dan financial health. Selanjutnya, OJK memperkuat kolaborasi dengan kementerian, pelaku industri, akademisi, serta organisasi masyarakat.

Baca Juga :  OJK Kepri Angkat Pemikiran Raja Ali Haji dalam Literasi Keuangan

“POKJA LIKS harus melahirkan program yang konkret, terukur, dan mudah ditindaklanjuti,” ujar Dicky.

POKJA LIKS tidak hanya menyatukan gagasan. Kelompok kerja ini juga mendorong lahirnya program yang langsung menyentuh masyarakat. Melalui langkah itu, OJK membidik kenaikan penggunaan produk keuangan syariah.

Sejak membentuk POKJA LIKS pada 2024, OJK menyusun program, mengevaluasi pelaksanaan, dan menyempurnakan kebijakan. Kini, OJK memperluas jangkauan edukasi, menjaga keberlanjutan program, serta mendorong masyarakat beralih dari memahami menjadi menggunakan produk keuangan syariah.

Sementara itu, Koordinator Utama POKJA LIKS, M. Ismail Riyadi, menilai rekomendasi dan evaluasi kelompok kerja terus memperkuat arah kebijakan sekaligus melahirkan program yang lebih adaptif.

Baca Juga :  OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus Investree ke Kejaksaan

Untuk mempercepat inklusi, OJK menggelar Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO), Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah), Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS), Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH), dan School of Syariah (SOS).

Selain itu, OJK menggelar Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS), membangun Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS), serta menyelenggarakan Syariah Financial Fair (SYAFIF) dan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS).

Editor: Bibah

Berita Terkait

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru
KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri
Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta
Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat
Kemkomdigi Petakan Risiko Platform Digital terhadap Anak Lewat Self-Assessment
Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh, Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Dorong Ruang Digital Aman bagi Anak lewat PP TUNAS
Livestream 11 Jam di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadan Pecahkan Rekor MURI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WIB

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:13 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:31 WIB

KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:52 WIB

Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:11 WIB

Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat

Berita Terbaru