Data Diperbarui, BPJS Kesehatan Nonaktifkan Sejumlah Peserta PBI JK

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menonaktifkan sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) mulai 1 Februari 2026. Kebijakan ini mengikuti Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menegaskan Kementerian Sosial memperbarui data peserta dengan mengganti sebagian peserta lama dengan peserta baru. Kemensos menjaga total kuota peserta tetap sama seperti bulan sebelumnya dan memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kemensos mengganti peserta berdasarkan pembaruan data. Peserta yang keluar masih bisa mengaktifkan kembali kepesertaan jika memenuhi syarat,” kata Rizzky, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  OJK Denda Pelaku Pasar Modal Rp542 Miliar,

BPJS Kesehatan menetapkan tiga syarat reaktivasi. Peserta harus tercatat dalam daftar nonaktif Januari 2026, masuk kategori miskin atau rentan miskin hasil verifikasi lapangan, serta menderita penyakit kronis atau menghadapi kondisi darurat medis.

Peserta mengurus reaktivasi dengan mendatangi Dinas Sosial dan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan. Dinas Sosial mengirim usulan ke Kementerian Sosial. Kemensos memverifikasi data. BPJS Kesehatan langsung mengaktifkan kembali status JKN setelah peserta lolos verifikasi.

Baca Juga :  Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif

BPJS Kesehatan menyediakan pengecekan status melalui PANDAWA WhatsApp 08118165165, Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, dan kantor cabang terdekat.

Peserta yang menjalani perawatan di rumah sakit bisa langsung menghubungi petugas BPJS SATU atau layanan PIPP rumah sakit untuk meminta bantuan dan informasi.

“Kami minta masyarakat rutin mengecek status kepesertaan dan segera mengurus reaktivasi agar tidak terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan,” ujar Rizzky.

Editor: Diki

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru