Program JKN Makin Kuat, BPJS Kesehatan Layani 282,7 Juta Peserta

Jumat, 3 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan 2025, Kamis (2/7/2026). Foto: Istimewa

Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan 2025, Kamis (2/7/2026). Foto: Istimewa

BPJS Kesehatan terus memperkuat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan produktif. Hingga akhir 2025, Program JKN telah melindungi 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan Program JKN kini tidak hanya menjamin biaya berobat, tetapi juga mendorong produktivitas masyarakat dan memperkuat daya saing bangsa.

“Program JKN menjadi fondasi lahirnya SDM Indonesia yang sehat dan produktif,” kata Pujo dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan 2025, Kamis (2/7/2026).

Sepanjang 2025, peserta memanfaatkan layanan JKN lebih dari 725,3 juta kali atau sekitar 1,9 juta layanan setiap hari.

BPJS Kesehatan juga mempermudah layanan melalui Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Saat ini, BPJS Kesehatan bermitra dengan 23.770 FKTP, 3.194 rumah sakit rujukan, serta 6.190 fasilitas kesehatan penunjang di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Rakornas Bahas: SIWO Awards 2025 dan Porwanas 2027

BPJS Kesehatan menutup 2025 dengan aset bersih Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan sebesar Rp30,04 triliun. Nilai itu cukup membiayai klaim selama 1,88 bulan sesuai ketentuan.

Hasil investasi DJS Kesehatan juga mencapai Rp3,94 triliun. Sementara itu, BPJS Kesehatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) untuk ke-12 kali berturut-turut.

Kajian LPEM FEB UI menunjukkan Program JKN menyumbang Rp129 triliun terhadap PDB nasional dan menciptakan sekitar 3,5 juta lapangan kerja.

Program ini juga berhasil menyelamatkan sekitar 8,1 juta penduduk dari kemiskinan serta melindungi 16 juta orang dari risiko jatuh miskin akibat biaya kesehatan.

Baca Juga :  Komdigi Siap Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kembangkan AI untuk Layanan Publik

Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan membayar biaya pelayanan kesehatan sebesar Rp191,3 triliun. Sebanyak 26,42 persen dialokasikan untuk penyakit katastropik.

Karena itu, BPJS Kesehatan terus memperkuat layanan promotif dan preventif, meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran, serta mengendalikan biaya layanan agar Program JKN tetap berkelanjutan.

“Keberhasilan JKN lahir dari gotong royong seluruh pihak. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar manfaat JKN semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Pujo.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, menegaskan BPJS Kesehatan akan terus menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan. Dukungan serupa juga datang dari BPJS Watch dan akademisi Universitas Indonesia yang menilai Program JKN menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Difky

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06