DPRD dan Pemko Sinergi Lindungi Budaya Melayu Lewat Ranperda

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat paripurna untuk membahas pendapat Wali Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM), Rabu (14/1/2026). Foto: Humas Sekwan Batam

Rapat paripurna untuk membahas pendapat Wali Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM), Rabu (14/1/2026). Foto: Humas Sekwan Batam

DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna untuk membahas pendapat Wali Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM), Rabu (14/1).

Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin rapat didampingi Wakil Ketua I Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardianto. Sekretaris Daerah Firmansyah hadir mewakili Wali Kota Amsakar Achmad.

Kamaluddin menjelaskan DPRD menginisiasi Ranperda LAM sejak 7 Januari 2026. Ia menyatakan paripurna ini menandai tahap penting dalam proses pembahasan regulasi untuk memperkuat lembaga adat sebagai pilar budaya lokal.

Baca Juga :  Beragam Agenda di HJB ke-196, Tetap Tertata dan Meriah

Firmansyah menyampaikan pemerintah daerah mendukung penguatan LAM. Ia menekankan lembaga adat berperan menjaga identitas Melayu, melestarikan budaya, dan menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Ia menambahkan Ranperda memberi kepastian hukum terkait kedudukan, struktur, dan kewenangan LAM. Regulasi ini juga memperkuat otoritas lembaga sebagai organisasi berbasis adat Melayu di tengah masyarakat Batam yang majemuk.

Baca Juga :  Perkuat Statistik Sektoral, Targetkan Nilai EPSS Meningkat

Dengan Ranperda, pemerintah berharap LAM aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tidak terpinggirkan oleh industrialisasi dan arus migrasi.

Editor: Rega

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06