OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

Senin, 9 Maret 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dalam forum OECD Financial Markets Week yang digelar pada 2–5 Maret 2026 di kantor Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Prancis. Foto: Istimewa

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dalam forum OECD Financial Markets Week yang digelar pada 2–5 Maret 2026 di kantor Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Prancis. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat sistem dana pensiun nasional agar selaras dengan standar internasional dan mampu melindungi peserta sekaligus menjaga stabilitas sektor keuangan.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dalam forum OECD Financial Markets Week yang digelar pada 2–5 Maret 2026 di kantor Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Prancis.

Ogi memimpin delegasi Indonesia yang terdiri dari perwakilan OJK dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam sejumlah forum strategis yang membahas perkembangan kebijakan sektor keuangan global.

Partisipasi tersebut menjadi bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD. Saat ini Indonesia berstatus accession country dan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memperoleh status tersebut.

Baca Juga :  KEN 2026 Digeber, 125 Event Siap Genjot Pariwisata Nasional

Dalam forum itu, Ogi memaparkan self-evaluation terhadap dua instrumen hukum OECD, yakni Core Principles of Private Pension Regulation dan Good Design of Defined Contribution Pension Plans.

Ia menjelaskan berbagai aspek sistem dana pensiun nasional, mulai dari struktur industri, kerangka regulasi dan pengawasan, penerapan tata kelola dan manajemen risiko, hingga implementasi pengawasan berbasis risiko.

Indonesia juga mengidentifikasi sejumlah area penguatan, antara lain pengembangan strategi investasi berbasis life-cycle, penguatan desain manfaat pensiun agar mendorong pembayaran berkala, serta peningkatan cakupan kepesertaan program pensiun.

Baca Juga :  Bantuan BNPB untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tuntas Didistribusikan

“OJK terus mendorong penguatan sistem dana pensiun nasional agar selaras dengan praktik terbaik internasional,” kata Ogi.

Selain itu, OJK juga mengikuti pertemuan International Organisation of Pension Supervisors (IOPS), di mana OJK menjadi anggota Executive Committee. Pertemuan tersebut juga melibatkan OECD Working Party on Insurance and Pensions yang membahas kebijakan dan praktik pengawasan dana pensiun global.

Delegasi negara anggota OECD menyambut baik presentasi Indonesia dan mengapresiasi pendekatan terbuka dalam memetakan kekuatan serta area penguatan sistem dana pensiun nasional.

Masukan dari OECD akan menjadi referensi bagi OJK dalam menyempurnakan kebijakan serta memperkuat sistem dana pensiun nasional ke depan.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB