Pegadaian Dorong 30 UMKM Binaan Naik Kelas Lewat GEMILANG

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru membekali 30 UMKM binaannya dengan strategi penguatan produk dan merek melalui program GEMILANG. Foto: Istimewa

PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru membekali 30 UMKM binaannya dengan strategi penguatan produk dan merek melalui program GEMILANG. Foto: Istimewa

PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru membekali 30 UMKM binaannya dengan strategi penguatan produk dan merek melalui program Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas (GEMILANG).

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Prime Park Pekanbaru, Kamis (17/9), mengangkat tiga materi utama, yakni packaging, branding, dan pendaftaran merek.

Peserta berasal dari berbagai sektor usaha. Pegadaian mendorong mereka tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu membangun identitas usaha dan memperluas pasar.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Agus Riyadi mengatakan UMKM perlu meningkatkan kualitas usaha secara menyeluruh, termasuk dari sisi tampilan produk dan pemasaran.

“UMKM memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Karena itu, penguatan kapasitas menjadi hal yang penting agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga dapat membangun identitas produk melalui packaging dan branding yang baik, serta memahami pentingnya pendaftaran merek,” kata Agus.

Baca Juga :  Telkomsel Perkuat Ekosistem Digital Pendidikan, Dukung PBAK UIN Suska Riau 2026

Menurut Agus, kemasan dan merek turut menentukan kepercayaan konsumen. Keduanya juga dapat meningkatkan nilai tambah sebuah produk.

“Melalui GEMILANG, kami ingin memberikan pembekalan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan sehingga produk UMKM binaan Pegadaian semakin memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Provinsi Riau Ditha Mayasari mengapresiasi langkah Pegadaian yang memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada pelaku UMKM.

Menurut Ditha, packaging, branding, dan legalitas merek menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan pasar.

“Produk yang berkualitas perlu didukung dengan kemasan yang menarik, branding yang kuat, dan legalitas merek yang jelas. Hal ini menjadi salah satu modal bagi UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan mengembangkan pasar,” katanya.

Ditha mendorong pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM memperkuat kolaborasi melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM di Riau diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas produknya, memperluas akses pasar, dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari cara meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk melalui kemasan. Mereka juga mendapat pemahaman tentang branding sebagai identitas usaha serta pendaftaran merek untuk melindungi aset bisnis.

Pegadaian menilai pemahaman tersebut penting agar UMKM mampu menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar dan meningkatkan skala usaha.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Agus Riyadi membuka kegiatan tersebut bersama Ditha Mayasari dan Deputi Bisnis Pegadaian Kantor Area Pekanbaru Satriya Bratawijaya.

Pegadaian menyatakan akan melanjutkan edukasi, pendampingan, dan kolaborasi bagi UMKM binaan melalui program GEMILANG. Program itu diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

Berita Terkait

Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal
3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi
Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen
Perubahan APBD Kepri 2026 Naik, Belanja Tembus Rp3,62 Triliun
BBM Lingga Tetap Disalurkan, Pertamina Percepat Proses Subpenyalur
Misni Minta OPD Percepat Respons Pengaduan Warga di SP4N-LAPOR!
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan 2.850 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap di Padang
Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:24

Pegadaian Dorong 30 UMKM Binaan Naik Kelas Lewat GEMILANG

Jumat, 18 September 2026 - 00:50

Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal

Jumat, 18 September 2026 - 00:41

3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:13

Perubahan APBD Kepri 2026 Naik, Belanja Tembus Rp3,62 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 15:52

BBM Lingga Tetap Disalurkan, Pertamina Percepat Proses Subpenyalur

Berita Terbaru

Sekdaprov Kepri Misni, membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Angkatan V Tahun 2026 diikuti 3.481 PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Daerah

3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 00:41