Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli, DEN: Perkuat Data Pelanggan dan Tekan Penipuan Digital

Senin, 29 Juni 2026 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemanfaatan layanan seluler. (ChatGPT Generated)

Ilustrasi pemanfaatan layanan seluler. (ChatGPT Generated)

Pemerintah mulai menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pada 1 Juli 2026. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menilai kebijakan ini akan memperkuat validitas data pelanggan seluler, menekan penyalahgunaan identitas, dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Principal Expert Govtech DEN, Rahmat Danu Andika, mengatakan registrasi biometrik memastikan setiap nomor telepon terhubung dengan identitas pemiliknya. Dengan begitu, proses Know Your Customer (KYC) menjadi lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rahmat menegaskan, autentikasi biometrik akan meningkatkan kualitas data pelanggan seluler. Data yang semakin akurat akan lebih mudah dimanfaatkan pemerintah untuk mendukung berbagai layanan publik.

“Dengan penerapan biometrik, kualitas KYC pengguna seluler menjadi lebih baik. Ketika kualitas data meningkat, data tersebut akan lebih bermakna untuk berbagai kebutuhan layanan publik,” ujarnya di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga :  Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Selama ini, kata Rahmat, pemerintah masih menghadapi kendala karena banyak nomor telepon belum melalui verifikasi identitas yang kuat. Kondisi tersebut membuat validitas data pelanggan belum sepenuhnya dapat dipercaya.

Melalui registrasi biometrik, pemerintah memperoleh data yang lebih akurat sehingga dapat menjadi referensi dalam menyusun berbagai kebijakan, termasuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

“Semakin baik kualitas KYC, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan terhadap data. Hal itu membantu memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang benar-benar berhak,” katanya.

Rahmat menilai registrasi biometrik juga akan memperkuat akuntabilitas penggunaan nomor telepon. Kebijakan ini diyakini mampu menekan penyalahgunaan identitas, penipuan digital, hingga berbagai tindak kejahatan berbasis telekomunikasi.

Ia menambahkan, data penggunaan layanan dasar, seperti pulsa dan listrik, juga dapat menjadi indikator tambahan untuk membaca kondisi ekonomi masyarakat. Namun, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan perlindungan data pribadi sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Bantuan BNPB untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tuntas Didistribusikan

“Potensi pemanfaatan data seluler sangat besar. Namun, pengembangannya harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap menjadikan perlindungan data pribadi sebagai prioritas,” tegasnya.

Rahmat menilai registrasi SIM berbasis biometrik menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola data digital yang lebih akurat dan terpercaya. Ke depan, data tersebut diharapkan mendukung penyaluran bantuan sosial, pencegahan penipuan digital, penanganan pinjaman online ilegal, hingga penyusunan kebijakan yang berbasis data.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung penerapan kebijakan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya di sektor telekomunikasi, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru