Ketahanan Pangan Kepri Menguat, NTP Tembus 108 Persen

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kepri terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, selama kepemimpinan Ansar-Nyanyang. Foto: Istimewa

Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kepri terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, selama kepemimpinan Ansar-Nyanyang. Foto: Istimewa

Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kepri terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, indeks tercatat 65,10 persen, naik menjadi 66,29 persen pada 2024, dan melonjak ke 71,96 persen pada masa kepemimpinan Gubenur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubenur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Kenaikan juga terjadi pada Nilai Tukar Petani (NTP). Pada 2024, NTP berada di angka 104,63 persen dan meningkat menjadi 108,01 persen pada 2025. Angka ini menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani semakin membaik.

Baca Juga :  Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 2 Juta, Ansar Perkuat Strategi Pariwisata

Pemerintah Provinsi Kepri memperkuat kemandirian pangan melalui program konkret. Pemprov membagikan 40 ribu bibit cabai kepada masyarakat pada 2025. Tahun 2026, jumlahnya ditingkatkan menjadi 60 ribu bibit yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Selain itu, Pemprov juga menanggung iuran BPJS bagi 9.200 petani sebagai bentuk perlindungan sosial dan jaminan kesejahteraan.

Baca Juga :  Ranperda Kota Layak Anak Disetujui dan Disahkan Jadi Perda

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Pemprov menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM). Pada 2026, pemerintah menargetkan 69 titik pelaksanaan GPM yang didanai melalui APBN, APBD Provinsi, APBD kabupaten/kota, serta skema mandiri.

Rinciannya, Pemprov Kepri melaksanakan 8 kali GPM, Pemko Batam 10 kali, Tanjungpinang 3 kali, Bintan 3 kali, Lingga 32 kali, Natuna 7 kali, Karimun 5 kali, dan Kepulauan Anambas 1 kali.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:17

Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06