Jaga APBN, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

Jumat, 20 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementeri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Istimewa

Kementeri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Istimewa

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menegaskan pemerintah menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar defisit tetap di bawah 3 persen. Pemerintah juga melakukan efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga.

“Dengan efisiensi di berbagai K/L, defisit 3 persen bisa dijaga,” ujar Airlangga.

Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas. Salah satunya dengan meningkatkan produksi batu bara melalui penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Baca Juga :  Pemko Batam Terapkan Sistem Kerja WFO–WFH untuk ASN

Pemerintah juga mengkaji penyesuaian pajak ekspor batu bara guna meningkatkan penerimaan negara, seiring tren kenaikan harga komoditas global.

Di sektor energi, pemerintah mendorong percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Langkah ini diambil untuk menekan penggunaan minyak yang semakin mahal.

Penugasan percepatan konversi tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema Work From Home (WFH)  satu hari dalam lima hari kerja.

Menurut Airlangga, kebijakan ini berpotensi menghemat konsumsi bahan bakar karena berkurangnya mobilitas masyarakat.

“Ada penghematan dari segi mobilitas. Penghematan bensin cukup signifikan, sekitar seperlima dari yang biasa kita keluarkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Data Diperbarui, BPJS Kesehatan Nonaktifkan Sejumlah Peserta PBI JK

Pemerintah masih mematangkan aspek teknis kebijakan tersebut. Skema WFH diharapkan tidak hanya berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga dapat diadopsi sektor swasta dan pemerintah daerah.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini mulai diterapkan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Namun, waktu pelaksanaannya masih menunggu perkembangan situasi global, termasuk harga minyak dan dinamika geopolitik.

“Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Kita ikuti perkembangan yang ada,” kata Airlangga.

Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Sumber InfoPublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19