Amsakar: Musrenbang Jadi Wadah Partisipasi Warga dalam Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad, Wali Kota Batam, saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026). Foto Humas Diskominfo Batam

Amsakar Achmad, Wali Kota Batam, saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026). Foto Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi wadah penting partisipasi masyarakat. Melalui Musrenbang, warga dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan langsung kepada pemerintah.

Amsakar menyampaikan hal itu saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026).

Ia menilai Musrenbang mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan akan berhasil jika masyarakat terlibat aktif dalam perencanaan.

“Musrenbang menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  Amsakar Dorong Sinergi Pembangunan di Musrenbang Kepri

Amsakar berharap peserta memanfaatkan Musrenbang sebagai ruang diskusi yang sehat dan konstruktif. Ia meminta warga menyampaikan saran dan masukan secara objektif.

“Gunakan forum ini dengan baik. Sampaikan saran untuk kepentingan bersama,” katanya.

Ia juga menyebut capaian pembangunan Batam lahir dari kerja bersama pemerintah, masyarakat, DPRD, dan pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan sinergi.

“Semua bergerak bersama dan saling mendukung,” tegasnya.

Meski begitu, Amsakar mengakui masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan. Salah satunya peningkatan pelayanan air bersih.

Baca Juga :  Ekonomi Batam Tumbuh, Kemiskinan Turun, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

“Pelayanan air bersih masih bertahap, namun akan terus kami selesaikan,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti persoalan pengelolaan sampah. Amsakar mengajak masyarakat membangun kesadaran dan budaya malu membuang sampah sembarangan.

“Tanamkan budaya malu jika membuang sampah tidak pada tempatnya,” katanya.

Melalui Musrenbang Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026, pemerintah berharap dapat menghimpun usulan prioritas. Usulan tersebut akan menjadi dasar perencanaan pembangunan Kota Batam yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru