Kemenkes Pastikan Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Terkendali

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan penyebaran influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 tetap terkendali dan tidak meningkatkan tingkat keparahan penyakit.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, menyebut subclade K pertama kali muncul di Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan kini menyebar ke lebih dari 80 negara. Varian ini tetap menimbulkan gejala flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.

Di kawasan Asia, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand, subclade K muncul sejak Juli 2025 dan sempat mendominasi kasus influenza. Namun, dalam dua bulan terakhir, negara-negara tersebut mencatat penurunan kasus. Kemenkes juga mencatat tren penurunan kasus influenza secara nasional di Indonesia.

Baca Juga :  Menko Polkam: Pemerintah Tindak Tegas Penyebar Hoaks yang Ganggu Stabilitas Nasional

Melalui surveilans nasional, Kemenkes mencatat 62 kasus subclade K di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Kasus ini mayoritas menyerang anak-anak dan perempuan. Dari 843 spesimen positif influenza, Kemenkes menguji 348 sampel dengan metode whole genome sequencing (WGS) dan mengidentifikasi seluruhnya sebagai varian yang telah dikenal secara global.

Baca Juga :  OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

Kemenkes terus memperkuat surveilans, sistem pelaporan, dan kesiapsiagaan nasional. Kemenkes mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, serta rutin menerima vaksin influenza tahunan, terutama bagi lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

“Vaksin influenza mampu mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian. Tetap tinggal di rumah saat sakit, gunakan masker, terapkan etika batuk, dan segera periksa ke fasilitas kesehatan jika gejala memburuk,” kata Prima.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06