48 Persen Pengguna Internet di Indonesia Masih di Bawah 18 Tahun

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto memberikan sambutan saat Peluncuran Tunas Community di Sekolah Tanah Tingal, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/01/2026). Foto: DRA/Komdigi

Kepala Badan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto memberikan sambutan saat Peluncuran Tunas Community di Sekolah Tanah Tingal, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/01/2026). Foto: DRA/Komdigi

Kepala BPSDM Kemkomdigi, Boni Pudjianto, menyatakan 48 persen pengguna internet di Indonesia atau sekitar 110 juta jiwa adalah anak di bawah 18 tahun. Kondisi ini menuntut perlindungan ekstra karena anak rentan terpapar konten negatif.

Boni menekankan, orang tua, guru, dan pemerintah harus berperan aktif melindungi anak. Ia mengingatkan bahwa internet tidak bersih seperti kertas putih. “Kejahatan digital, termasuk kekerasan seksual online, nyata dan merusak psikologis anak. Kita semua harus menguranginya,” kata Boni saat acara Road to Tunas Community HUB Gembira Parenting di Tangerang Selatan, Kamis (29/01/2026).

Untuk menekan konten negatif, Kemkomdigi rutin memblokir situs judi online, pornografi, dan pinjaman ilegal. Namun, Boni menilai kejahatan personal seperti child grooming lebih sulit diatasi karena bersifat privat dan intens.

Baca Juga :  Kemkomdigi Gandeng Startup AI Perkuat Penanganan Judi Online dan Kualitas Informasi Digital

“Kami bisa menindak kejahatan berbasis platform, tapi mencegah kejahatan personal membutuhkan pengawasan aktif orang tua dan guru,” ujarnya. Dengan kata lain, peran keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga anak tetap aman di dunia digital.

Selain itu, pemerintah memperkuat perlindungan anak melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Peraturan ini melarang anak di bawah 13 tahun membuat akun mandiri di media sosial dan platform digital.

Baca Juga :  Indosat Berikan Paket Khusus Bagi Pelanggan Terdampak di Sumatra

Boni menegaskan, orang tua harus mencegah anak di bawah 13 tahun membuat akun. Anak 13–18 tahun boleh punya akun, tapi penggunaannya harus diawasi ketat agar aman dan sesuai usia. Pernyataan ini menekankan pentingnya pengawasan aktif untuk mencegah risiko digital.

Sebagai langkah preventif, Kemkomdigi meluncurkan literasi digital CABE Cakap, Aman, Budaya, dan Etika digital—untuk membekali anak menghadapi risiko di dunia maya. Program ini menjadi “imunisasi” digital agar anak memiliki ketahanan mental saat berselancar online.

Untuk mencapai target, Kemkomdigi menggandeng berbagai pihak dalam kolaborasi lintas sektor, menargetkan edukasi literasi digital bagi 1 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Editor: Edo

Berita Terkait

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
442 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas

Berita Terbaru