Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana di Aceh Serius dan Terukur

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahannya pada rapat terbatas di lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (01/01/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahannya pada rapat terbatas di lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (01/01/2026). Foto: BPMI Setpres

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam menangani dampak bencana di sejumlah provinsi. Anggaran besar telah disiapkan, sementara jajaran menteri dikerahkan langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat.

“Kita sebagai bangsa mampu menghadapi bencana ini. Tidak perlu menetapkan status bencana nasional, tapi bukan berarti kita menganggapnya ringan,” kata Presiden Prabowo Subianto usai meninjau rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).

Presiden Prabowo menjelaskan, meskipun status bencana nasional tidak ditetapkan, penanganan tetap dilakukan secara serius dan terukur. “Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar dan mengerahkan seluruh kabinet untuk bekerja langsung di lapangan. Penanganan dilakukan paralel di berbagai wilayah terdampak,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Perempuan di Ruang Digital Terus Meningkat

Ia menambahkan, sejumlah menteri telah berada di lokasi terdampak. “Dua menteri ada di Aceh Utara, sepuluh menteri di Aceh, dan beberapa menteri lainnya berada di provinsi lain yang juga terdampak,” jelas Presiden.Selain itu, Presiden membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, maupun diaspora untuk turut berpartisipasi.

Baca Juga :  Meutya Hafid Dorong Regulasi Adil antara Media dan Platform Digital

“Bagi pihak yang ingin memberi sumbangan, silakan. Buat surat resmi agar nanti dapat dilaporkan ke pemerintah pusat. Mekanismenya harus jelas dan dilakukan dengan ikhlas,” tegasnya.

Dalam arahan pemulihan, Presiden Prabowo menekankan percepatan kembalinya layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. “Sekolah dan fasilitas kesehatan harus segera difungsikan kembali,” katanya.

Kunjungan kerja dan rapat terbatas di hari pertama tahun baru ini menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan, menyalurkan bantuan tepat sasaran, dan melibatkan masyarakat secara transparan.

Editor: Diki

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru