Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan BBM dan LPG di Provinsi Kepulauan Riau tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Pertamina mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri untuk memantau stok serta distribusi energi.
Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, menyebut pembelian BBM di Kepri masih normal. Pasokan BBM juga tetap aman dan terkendali.
Ia menegaskan isu gangguan jalur pelayaran internasional seperti Selat Hormuz belum berdampak pada distribusi BBM di Kepri.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Gangguan di Selat Hormuz tidak berdampak besar terhadap suplai BBM di wilayah ini,” ujarnya.
Bagus juga meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
Pertamina menyiagakan sarana distribusi energi di Kepri. Perusahaan juga menambah stok BBM dan LPG untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi selama Ramadan hingga Idulfitri.
Konsumsi Pertalite dan Pertamax diperkirakan naik 2–9 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Konsumsi LPG juga diproyeksikan naik sekitar 3–3,3 persen.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina menyiapkan 16 SPBU Siaga 24 jam, 8 agen LPG siaga, serta 13 mobil tangki standby sebagai cadangan suplai BBM.
Pertamina juga memperketat pemantauan di wilayah Natuna, Anambas, dan Lingga, serta daerah dengan mobilitas tinggi seperti Batam, Tanjungpinang, dan Karimun.
Editor: Difky






