Layanan RSUD Aceh Tamiang Pulih Pascabanjir, Jaringan Telekomunikasi Terus Diperkuat

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria mengunjungi Posko Bencana RSUD Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (24/12/2025). Foto: Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria mengunjungi Posko Bencana RSUD Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (24/12/2025). Foto: Komdigi

Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang kembali beroperasi setelah sempat terhenti akibat banjir besar yang melanda wilayah Sumatra.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan, fasilitas kesehatan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Pemerintah bergerak cepat membersihkan area terdampak dan memperbaiki peralatan medis agar layanan kesehatan segera pulih. Dukungan konektivitas telekomunikasi juga terus diperkuat.

“Alhamdulillah perbaikannya berjalan progresif. Saat ini uptime jaringan telekomunikasi di Aceh Tamiang sudah mencapai sekitar 70 persen dan terus kami jaga agar stabil,” kata Nezar saat meninjau RSUD Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga :  Otoritas Jasa Keuangan: Suku Bunga Kredit Diprediksi Terus Turun

Nezar menjelaskan, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama operator seluler terus memperbaiki Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak banjir. Pemerintah juga menyiapkan konektivitas darurat berbasis satelit untuk mendukung operasional rumah sakit.

“Kami memperkuat jaringan telekomunikasi sesuai tugas Kemkomdigi. Sejumlah instalasi sudah dipasang, termasuk Starlink, serta koordinasi pemulihan BTS di sekitar rumah sakit,” ujarnya.

Dalam dialog bersama Menteri Kesehatan, relawan, dan tenaga kesehatan, dibahas percepatan pemulihan layanan kesehatan dan sarana telekomunikasi. Pemerintah juga menyiapkan koneksi interoperabilitas antarinstansi.

“Kami siap mendukung agar pemulihan di Aceh Tamiang berjalan lebih cepat,” tegas Nezar.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah menargetkan pemulihan seluruh rumah sakit dan puskesmas terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baca Juga :  Bantuan 10,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra

“Total ada 31 rumah sakit terdampak. Kami targetkan semuanya kembali beroperasi dalam dua minggu,” ujarnya.

Menurut Budi, pemulihan dilakukan bertahap dengan memprioritaskan layanan gawat darurat. RSUD Aceh Tamiang kini telah berfungsi setelah sebelumnya menggunakan instalasi sementara.

“Tahap selanjutnya adalah perbaikan fasilitas medis secara menyeluruh,” pungkasnya.

Pemulihan layanan kesehatan dan jaringan telekomunikasi ini diharapkan memastikan masyarakat Aceh Tamiang tetap mendapatkan akses pelayanan medis selama proses pascabencana. Sumber InfoPublik

Editor: Rega

Berita Terkait

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
442 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas

Berita Terbaru