Prabowo: Sampah Ancaman Serius, 34 Proyek Energi Segera Dibangun

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto menghampiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia, saat Rakornas di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Foto: Foto Humas Diskominfo Batam

Presiden RI Prabowo Subianto menghampiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia, saat Rakornas di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Foto: Foto Humas Diskominfo Batam

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), menjadi momentum penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional. Rakornas ini dihadiri ribuan kepala daerah dan pimpinan lembaga.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan persoalan sampah sebagai isu krusial yang mengancam keberlanjutan lingkungan dan pembangunan nasional. Ia mengungkapkan, sebagian besar tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai daerah diperkirakan kelebihan kapasitas pada 2028, bahkan berpotensi terjadi lebih cepat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah pusat akan membangun 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) di 34 wilayah. Pemerintah menargetkan proyek ini segera dimulai melalui peletakan batu pertama dan mulai beroperasi dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Siap Bertemu Presiden Trump Perkuat Hubungan Bilateral

“Ini investasi besar, totalnya hampir USD3,5 miliar untuk 34 titik. Ini harus segera berjalan,” tegas Prabowo.

Presiden menekankan penanganan sampah membutuhkan kolaborasi kuat dan tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia meminta seluruh instansi pemerintah, BUMN, TNI, Polri, hingga aparatur sipil negara terlibat aktif dalam gerakan kebersihan lingkungan.

Prabowo juga menyoroti dampak langsung persoalan sampah terhadap sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Menurutnya, lingkungan yang bersih menjadi syarat utama pertumbuhan pariwisata.

Baca Juga :  Telkom Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

“Pariwisata menyerap lapangan kerja paling cepat dan paling banyak. Tapi wisata tidak akan berkembang jika lingkungannya kotor dan jorok,” ujarnya.

Dalam Rakornas tersebut, Presiden mengumumkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini bertujuan membangun budaya bersih dan peduli lingkungan secara masif, mulai dari kantor pemerintahan, sekolah, hingga permukiman masyarakat.

Selain itu, Prabowo turut menyoroti persoalan estetika kota, termasuk maraknya spanduk dan baliho yang dinilai merusak keindahan tata ruang perkotaan.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat dan Pembangunan Museum Tugu Bahasa
OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:47 WIB

Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat dan Pembangunan Museum Tugu Bahasa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Berita Terbaru