BI Kepri: Penggunaan QRIS di Kepri Terus Tumbuh

Kamis, 16 April 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Direktur BI Kepri Husni Mapain (kiri depan) dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di pimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan dihadiri para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (14/4/2026). Foto: ADPIM Kepri

Asisten Direktur BI Kepri Husni Mapain (kiri depan) dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di pimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan dihadiri para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (14/4/2026). Foto: ADPIM Kepri

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, Rony Widijarto, menyatakan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Kepulauan Riau terus meningkat.

Rony menyampaikan hal itu dalam High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah yang dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama para bupati dan wali kota se-Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (14/4/2026).

Menurut Rony, masyarakat semakin aktif menggunakan pembayaran digital. Peningkatan terlihat dari naiknya volume dan nominal transaksi serta bertambahnya jumlah pengguna dan merchant.

Baca Juga :  127 Personel Polresta Barelang Resmi Naik Pangkat, Kapolresta Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab

“Penggunaan QRIS terus tumbuh, baik dari sisi transaksi, pengguna, maupun merchant,” kata Rony.

BI juga memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). BI bersama pemerintah daerah dan perbankan memperluas kanal pembayaran digital serta meningkatkan infrastruktur transaksi non-tunai.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan transparansi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Asisten Direktur BI Kepri Husni Mapain menjelaskan penilaian indeks ETPD mencakup tiga aspek, yaitu implementasi, realisasi, dan lingkungan strategis.

Ketiga aspek tersebut mengukur kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan transaksi non-tunai.

Baca Juga :  Wagub Nyanyang Tekankan Pelayanan dan Perlindungan Terbaik bagi Jemaah Haji

Hasil evaluasi menunjukkan beberapa daerah di Kepri mengalami penurunan skor indeks pada 2025, terutama pada aspek realisasi. Penyebabnya adalah pemanfaatan kanal pembayaran digital yang belum maksimal meskipun infrastrukturnya sudah tersedia.

Selain itu, penilaian Championship TP2DD Sumatera 2025 menggunakan indikator proses 20 persen, output 50 persen, dan outcome 30 persen.

Evaluasi juga menunjukkan beberapa indikator masih perlu diperkuat, seperti pelaksanaan HLM, koordinasi pusat dan daerah, peningkatan literasi masyarakat, serta optimalisasi transaksi non-tunai pada pajak dan retribusi daerah.

Editor: Rega

Berita Terkait

Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi
Penyalahgunaan Visa Terbongkar, Imigrasi Batam Amankan 6 WNA
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar Ungkap Kasus LPG Oplosan
Kepala Imigrasi Batam Dinonaktifkan Sementara Terkait Dugaan Pungli Turis Asing
Tiket Diskon PELNI 30% Ludes, Penumpang Lampaui Target
Kurang dari 24 Jam, Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa
Aksi “Rayap Besi” di Batam Terbongkar, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian
1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:29 WIB

BI Kepri: Penggunaan QRIS di Kepri Terus Tumbuh

Rabu, 15 April 2026 - 05:22 WIB

Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi

Senin, 13 April 2026 - 20:31 WIB

Penyalahgunaan Visa Terbongkar, Imigrasi Batam Amankan 6 WNA

Jumat, 10 April 2026 - 12:23 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar Ungkap Kasus LPG Oplosan

Minggu, 5 April 2026 - 15:32 WIB

Kepala Imigrasi Batam Dinonaktifkan Sementara Terkait Dugaan Pungli Turis Asing

Berita Terbaru